Loading...
Loading…
Jalani Sidang Korupsi Tanpa Didukung PDIP, Kata Eka Wiryastuti?

Jalani Sidang Korupsi Tanpa Didukung PDIP, Kata Eka Wiryastuti?

Nasional | genpi.co | Jumat, 24 Juni 2022 - 10:00

GenPI.co Bali - Eks Bupati Ni Putu Eka Wiryastuti yang kini jalani sidang kasus korupsi Dana Insentif Daerah (DID) Pemkab Tabanan, Bali pada Kamis (23/06/22) sempat sampaikan keluh kesahnya tak dapat dukungan PDIP.

Keluhan ini disampaikannya saat berada pada kursi panas Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Denpasar yang berlangsung hampir 1,5 jam.

Agenda pengadilan tersebut menyangkut pembelaan terdakwa atas dakwaan alias eksepsi terkait kasus korupsi yang sempat bikin gempar masyarakat seantero Bali.

Seusai sidang, eks Bupati Tabanan Eka Wiryastuti menyempatkan diri mengutarakan 'keluh-kesahnya' kepada awak media.

Anak kandung Ketua DPRD Bali Nyoman Adi Wiryatama ini mengaku berjuang sendirian dalam menghadapi proses hukumnya.

Kendati tidak menyebut secara gamblang, Bupati Tabanan dua periode itu secara tak langsung mengaku tak mendapat dukungan berupa bantuan hukum dari induk partai, PDI Perjuangan.

"Saya berjuang pribadi, berjuang sendiri. Sekali lagi saya berjuang pribadi," seloroh eks Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, Kamis (23/06/22).

Pernyataan ini ia maksudkan pada upaya hukumnya saat ini, termasuk melakukan pembelaan melalui eksepsi atas dakwaan yang menjeratnya.

Baca Juga :
In Picture: Sidang Kasus Korupsi Bupati Tabanan di Denpasar

Bahkan, lebih tegas Eka minta agar dirinya serta kasus yang membelitnya tak dikait-kaitkan dengan partai politik manapun termasuk PDIP.

"(Saya berjuang sendiri, Red), jangan dihubungkan dengan partai mana-mana," pinta eks bupati berparas cantik ini.

Pernyataan ini bertolak belakang dengan ucapannya pada sidang perdana lalu terkait kemantapan dirinya yang tidak berniat pindah hati ke partai politik lain selain PDIP.

Sebelumnya, di Pengadilan Tipikor Denpasar, Eka Wiryastuti menyebut bahwa Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri adalah ibunya.

Ibu Mega adalah ibu saya, ujar Ni Putu Eka Wiryastuti.

Respons tersebut untuk menjawab pertanyaan awak media terkait bantuan hukum yang dia terima dari partai setelah terbelit perkara hukum serius di pengadilan tipikor.

Dari partai selalu ada bantuan, apalagi Ibu Mega adalah ibu saya, kata bupati Tabanan dua periode ini mengulangi jawabannya.

Jawaban tersebut dilontarkan Eka Wiryastuti untuk menjawab sejumlah pertanyaan terkait isu yang menyebut dirinya akan pindah partai dari PDI Perjuangan.

Baca Juga :
KPK Periksa Eks Bupati Halmahera Timur dan Mantan Pejabat Kemenkeu di Penjara

"Apapun yang terjadi saya tidak akan pernah melangkahkan kaki jauh dari PDIP,"papar eks Bupati Eka Wiryastuti.

Pernyataan terkait PDIP itu tentu kini dibalas dengan kenyataan pahit karena pada akhirnya eks Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti berjuang sendiri saat jalani sidang korupsi DID di Pengadilan Tipikor Denpasar, Bali. (gie/jpnn)

Jangan lewatkan video populer ini:

Original Source

Topik Menarik