Loading...
Loading…
Dewan: Kota Surabaya Butuh Seratus SMP Negeri

Dewan: Kota Surabaya Butuh Seratus SMP Negeri

Nasional | jawapos | Senin, 20 Juni 2022 - 12:15

JawaPos.com Masih minimnya sekolah negeri di Kota Surabaya selalu dikeluhkan wali murid setiap kali penerimaan peserta didik baru (PPDB) berjalan. Dewan mendorong pemkot segera menambah lembaga pendidikan negeri, terutama SMPN.

Ketua Komisi C DPRD Surabaya Baktiono mengusulkan sekolah negeri dibangun di kawasan padat penduduk. Salah satunya di Kapas Madya, Tambaksari. Sebab, di wilayah itu belum ada SMPN. Kalau dilihat di peta, padat sekali, cobalah ke kawasan padat penduduk, tuturnya.

Baktiono memahami bahwa membangun sekolah negeri tidak segampang membalikkan telapak tangan. Pemkot harus mencari aset terlebih dahulu. Lokasi serta luasannya pun harus ditelaah. Belum lagi ketersediaan anggaran.

Politikus PDIP itu mengungkapkan, apabila pemkot tidak memiliki aset di tanah padat penduduk, jalan satu-satunya adalah pembebasan lahan. Rumah-rumah warga dibeli. Setelah itu, lahan tersebut dibangun flat untuk warga yang dilengkapi dengan sekolah negeri. Ini win-win solution, ujarnya.

Hunian idealnya berdampingan dengan sekolah. Itu menjadi solusi dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB). Dibangun flat, ada sekolah di situ. Pasti masyarakat lebih nyaman dan tenang juga, terangnya.

Anggota badan anggaran (banggar) itu mengalkulasi jumlah SMPN yang harus dibangun mencapai 100 sekolah. Saat ini jumlah SMPN di Surabaya baru 63 sekolah. Lokasinya pun jauh dari hunian warga.

Berdasar catatan dari Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya, sebanyak 45.283 siswa kelas VI SD bersaing masuk ke SMPN. Sementara itu, daya tampung 63 SMPN di Surabaya hanya 18.800 siswa.

Dari rasio itu, Surabaya butuh 100 sekolah. Guru-guru sekolah swasta bagaimana? Mari dipikirkan bersama, bisa diperankan ke sekolah negeri tambahan itu, papar Baktiono.

Terpisah, Wakil Ketua Komisi A DPRD Surabaya Camelia Habiba mengimbau agar seluruh lurah bisa membantu masyarakat di wilayahnya yang tidak dapat menyelesaikan pembayaran sekolah.

Original Source

Topik Menarik