Loading...
Loading…
131 CJH Kulonprogo Gagal Berangkat

131 CJH Kulonprogo Gagal Berangkat

Nasional | radarjogja | Sabtu, 04 Juni 2022 - 08:42

RADAR JOGJA Sebanyak 131 calon jemaah haji (CJH) asal Kulonprogo terganjal regulasi baru dari pemerintah Arab Saudi. Mereka gagal berangkat karena usianya sudah terlalu tua.

Aturan baru terkait batas umur CJH, yakni 65 tahun pada 30 Juni 2022, mereka yang usianya sudah melebihi 65 tahun terpaksa tidak bisa diberangkatkan, ucap Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kulonprogo, Wahib Jamil usai acara Pamitan Calhaj Kulonprogo 2022 di Gedung Kaca, Kompleks Setda Kulonprogo, kemarin (3/6).

Dijelaskan, kuota haji yang diberikan pemerintah untuk Kabupaten Kulonprogo totalnya berjumlah 253. Kuota itu sudah terisi penuh di awal, namun dengan aturan baru terkait batasan usia, harus dilakukan seleksi ulang. Hasilnya hanya 122 orang yang dinyatakan lolos, bisa berangkat ke tanah suci. Sisanya 131 tidak bisa berangkat, jelasnya.

Menurutnya, kuota 253 itu sedianya akan diberangkatkan tahun ini. Setelah dilakukan seleksi umur, hasilnya terseleksi 122 jemaah. Kemudian 11 menyatakan mundur atau menunda keberangkatan dengan berbagai alasan. Jadi total untuk Kulonprogo tahun ini memberangkatkan 111 orang CJH saja, ujarnya.

Baca Juga :
Sudah Divaksin, 934 CJH Asal Brebes Gagal Berangkat Karena Pandemi

Ditegaskan, bagi CJH yang gagal berangkat karena terganjal usia tidak perlu berkecil hati. Sebab ada kemungkinan aturan ini bisa berubah seiring dengan perkembangan pandemi Covid-19 dan memungkinkan berangkat di tahun berikutnya. Pembatasan ini sifatnya semenetara, akan terus dievaluasi sejalan dengan perkembangan pandemi Covid-19. Jadi jangan berkecil hati, tegasnya.

Selama masa tunggu, sambung Jamil, tenggat waktunya bisa belasan tahun. Seperti 111 CJH Kulonprogo yang akan diberangkatkan tahun ini, mereka rata-rata sudah mendaftar 11 tahun silam.Untuk keberangkatan tahun ini, rata-rata sudah mendaftar sejak tahun 2011, jadi ya kira-kira nunggunya sampai 11 tahun. Bagi yang mendaftar tahun ini jika tidak ada pembatasan-pembatasan, maka bisa berangkat tahun 2051 mendatang, katanya.

Penjabat (Pj) Bupati Kulonprogo Tri Saktiyana menambahkan, semua CJH yang akan berangkat patut bersyukur, sebab sudah menunggu beberapa waktu untuk bisa menjalankan rukun Islam yang ke-5 ini. Saya mengajak semua umat muslim di Kulonprogo berusaha semaksimal mungkin untuk bisa melaksanakan ibadah haji, ucapnya.

Pemkab Kulonprogo dan seluruh masyarakat Kulonprogo akan mendoakan, seluruh CJH berangkat selamat sampai tujuan dan pada waktunya pulang kembali ke Tanah Air dengan selamat pula. jaga kesehatan fisik, istirahat cukup, perhatikan pola makan, takwa dan doa adalah bekal utama, semoga menjadi haji mabrur, harapnya.

Baca Juga :
Ditunda Dua Kali, 900 CJH asal Kabupaten Blitar Kembali Gagal ke Tanah Suci

Dijelaskan dari total 111 orang CJH rinciannya dari dari Kapanewon Galur sebanyak 18 orang, Panjatan (16 orang), Lendah (8 orang), Temon (6 orang), Kokap (5 orang), Kalibawang (4 orang), Nanggulan (8 orang), Pengasih (15 orang), Samigaluh (1 orang), Sentolo (10 orang), Wates (20 orang) dan Girimulyo nihil. Ada sebetulnya, tetapi terkena batasan usia yang ditetapkan Saudi Arabia, jelasnya.

Sementara itu, salah satu CJH, Sudarisman, 58, warga Kalurahan Banjarasri, Kapanewon Kalibawang mengungkapkan, ia termasuk beruntung menjadi tamu Allah tahun ini. Ia juga mengaku sangat senang bisa berangkat haji sebab sudah menunggu cukup lama. Saya menunggu 11 tahun, daftar tahun 2011, awal pendaftaran diperkirakan bisa berangkat pada tahun 2019 atau 2020, karena pandemi baru bisa berangkat tahun ini, ungkapnya.

Ditambahkan, ia sudah melakukan berbagai persiapan, Februari 2020 juga sudah mengikuti pelatihan manasik haji. Persiapan baik fisik maupun psikis juga disiapkan, ia berharap perjalanan spiritual yang akan dilaksanakannya bisa lancar sampai kepulangan menjadi haji yang Mabrur. KBIH meminta seluruh CJH untuk menyiapkan fisik dengan setiap pagi jalan 1-2 kilometer. Asupan makanan juga diminta untuk diperhatikan, sementara soal psikis juga minta disiapkan agar semua bisa berjalan lancar. Persiapan sudah 90 persen. berangkat tanggal 16 Juni dan dipulangkan 29 Juli 2022 mendatang, katanya. (tom/bah)

Original Source

Topik Menarik