Loading...
Loading…
Lakukan Sidak di Pasar! Satgas Pangan Mojokerto Pastikan Ketersediaan Minyak Goreng Aman

Lakukan Sidak di Pasar! Satgas Pangan Mojokerto Pastikan Ketersediaan Minyak Goreng Aman

Nasional | reqnews.com | Senin, 30 Mei 2022 - 00:03

MOJOKERTO, REQnews -Tim Satgas Pangan Mojokerto, Jawa Timur meminta masyarakat agar tak khawatir akan kelangkaan minyak goreng dan memastikan pasokan di daerah tersebut aman.

"Kami mengecek ketersediaan minyak goreng dan di sini tadi stoknya ada, harganya juga sesuai HET," kata Kabid Perdagangan Diskopukmperindag Kota Mojokerto Ganesh P Khresnawan pada Sabtu 28 Mei 2022.

Tim satgas pangan gabungan dari TNI, Polresta Mojokerto dan Dinas Koperasi UKM Perindustrian Perdagangan (Diskouperindag) Kota Mojokerto pun melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng di Pasar Tradisional Tanjung Anyar, Kota Mojokerto.

Itu untuk memastikan harga minyak goreng yang dijual sesuai harga eceran tertinggi (HET). Hasilnya, pasokan dan harga minyak goreng curah dan kemasan di pasar terbesar ini relatif aman, harganya berkisar Rp 15.000 hingga Rp 17.000 per kilogram.

Ganesh menyebut, bahwa tim satgas pangan akan melakukan upaya preventif imbauan dan tindakan represif jika di lapangan terdapat adanya penimbunan. "Imbauan pemerintah sangat jelas, siapa yang sengaja menimbun minyak goreng akan diberikan tindakan tegas," kata dia.

Baca Juga :
Satgas Pangan Mojokerto Pastikan Pasokan Minyak Goreng Aman

Sementara Dandim 0815 Mojokerto Letkol Inf Beni Asman mengatakan bahwa sidak dilaksanakan atas instruksi Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurcahyanto.

"Kami bersama Polresta Mojokerto yang sore ini saya didampingi Wakapolres, Kabag Ops dan Para Kasat Opsnal Polresta Mojokerto serta pemerintah akan terus memantau ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok dan penting khususnya minyak goreng baik kemasan maupun curah," kataBeni.

Beni pun bersyukur karena harga minyak goreng curah di Pasar Tradisional Tanjung Anyar mendekati HET, mulai Rp 15.000 hingga Rp 16.000 per kilogram. Pihaknya berharap agar harganya dapat terjangkau masyarakat dan ketersediaan pun tidak langka.

"Itu salah satu yang kami mau lihat. Apakah harganya sudah sesuai HET dan apakah barangnya juga mudah dicari. Jika memang ada temuan masalah, maka akan kami coba selesaikan," ujarnya.

Original Source

Topik Menarik