Loading...
Loading…
Koruptor Indonesia Paling Takut Sama Satu Orang Ini, Siapa?

Koruptor Indonesia Paling Takut Sama Satu Orang Ini, Siapa?

Nasional | riau24.com | Minggu, 15 Mei 2022 - 06:09

RIAU24.COM- Tak banyak Indonesia memiliki tokoh yang terkenal dengan integritasnya. Termasuk dalam hal pencegahan korupsi.

Namun ada satu yang sampai kini menjadi perhatian. Bahkan kiprahnya dalam penberantasan korupsi mendapatkan apresiasi hingga mendapatkan julukan sebagai algojo koruptor.

Dia adalah pengacara dan Hakim Agung Indonesia periode 2000 hingga 2018, Artidjo Alkostar dikutip dari okezone.com.

zxc1

Integritas Artidjo sebagai seorang hakim terlihat dari keputusannya yang memberikan masa tahanan lama kepada para koruptor.

Salah satunya kepada Angelina Sondakh. Semula, Angelina divonis 4 tahun penjara. Namun, Artidjo menambahnya menjadi 12 tahun penjara. Kejujuran, keberanian, dan ulet adalah pesan yang selalu dibawa oleh Artidjo serta patut menjadi teladan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Kemudian Lutfhi Ishaaq yang dihukum 18 tahun, Tommy Hindratno dengan hukuman 10 tahun penjara, dan Anas Urbaningrum yang hukuman awalnya 8 tahun diubah menjadi 14 tahun penjara.

Alhasil, putusan-putusan Artidjo Alkostar tersebut membuat namanya semakin dikenal dan disegani oleh publik maupun pejabat. Tidak hanya dikenal tegas, mantan hakim agung berdarah Madura ini memiliki perjalanan hidup yang penuh kesederhanaan.

Baca Juga :
Ironis, Saat Ini Publik Seperti Permisif terhadap Koruptor

Bahkan setelah diangkat menjadi hakim agung, Artidjo masih sibuk bolak-balik Jakarta-Yogyakarta untuk mengajar. Setiap Jumat sore, pria kelahiran 1948 ini pulang ke Jogja dan dijemput keponakannya di bandara dengan mengendarai sepeda motor.

Hari Sabtunya, Artidjo mengajar mata kuliah HAM untuk mahasiswa S2 UII dari pagi hingga petang. Kesederhanaan Artidjo juga ditunjukkan ketika ia berangkat kerja ke Gedung Mahkamah Agung.

zxc2

Mantan hakim agung ini kerap naik bajaj, karena belum mendapatkan kendaraan dinas dikutip dari merdeka.com.

Bahkan sebelum ia mendapatkan fasilitas rumah dinas, Artidjo pernah mengontrak di perkampungan Kramat Kwitang, Jakarta Pusat untuk beberapa waktu.

Original Source

Topik Menarik