Empat Sapi di Rembang Terjangkit PMK

Nasional | gatra.com | Jumat, 13 Mei 2022 - 11:41
Empat Sapi di Rembang Terjangkit PMK

Rembang, Gatra.com - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dintanpan) Kabupaten Rembang Jawa Tengah mengungkap empat sapi milik warga positif terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Kepala Dintanpan, Agus Iwan mengatakan, temuan kasus itu setelah petugas mengambil sampel darah terhadap sapi yang suspek PMK.

"Hari Minggu tanggal 8 Mei ada 4 ekor sapi milik warga di Desa Sidomulyo Kecamatan Kaliori diambil sampel karena suspek PMK. Kemarin hari Selasa keluar hasilnya dan dinyatakan positif PMK, katanya, Jumat (13/5).

Agus menjelaskan, temuan kasus itu muncul ketika peternak membeli 2 ekor sapi dari wilayah Jawa Timur. Kemudian penyakit tersebut menular pada 2 ekor sapi lainnya yang dimiliki oleh peternak.

"Tapi laporan kemarin kondisi sapi sudah mulai membaik. Sudah mau makan. Artinya terjadi recovery. Tapi ini menjadi warning bagi kita untuk mengambil langkah-langkah ekstra agar tidak terjadi penularan," ucapnya.

Agus mengungkapkan penyakit PMK sebenarnya tidak terlalu berbahaya. Hanya saja penyebarannya yang sangat cepat yang perlu menjadi perhatian.

Penyakit PMK, lanjut dia, bisa menular antar ternak atau melalui manusia, pakan ataupun kotoran hewan. Sementara sapi yang terjangkit PMK memiliki gejala demam, luka di mulut seperti sariawan, air liur berlebihan, dan ada luka atau pembengkakan pada kuku.

Berdasarkan penuturan ahli memang penyebarannya sangat tinggi, diatas 90 persen. Maka kita harus hati-hati dalam hal ini, jelasnya.

Agus menambahkan, potensi penyebaran yang sangat besar bisa terjadi pada pasar hewan. Untuk itu pihaknya mengusulkan agar pasar hewan ditutup sementara waktu untuk menghindari penyebaran PMK pada sapi secara massif.

Kami mengusulkan saja pada pimpinan untuk nanti dirapatkan secara lintas sektoral untuk diambil keputusan tersebut, pungkasnya.

Artikel Asli