Loading...
Loading…
Teriakan Habib Bahar Soal Haikal Hassan Pengkhianat Tidak Penting Dibahas, Refly Harun: Bukan...

Teriakan Habib Bahar Soal Haikal Hassan Pengkhianat Tidak Penting Dibahas, Refly Harun: Bukan...

Nasional | wartaekonomi | Jumat, 13 Mei 2022 - 11:33

Hubungan antaraHabib BahardanHaikal Hassandikabarkan tidak sedang baik-baik saja. Hal ini setelah video pendek yang memuat Habib Bahar sedang berbicara dan melontarkan kalimat bahwa Haikal Hassan seorang pengkhianat.

Sontak publik heboh mengingat dua tokoh tersebut tadinya dipahami berada dalam satu barisan oposisi yang sama khususnya dalam koridor perjuangan Habib Rizieq Shihab. Selain Haikal Hassan, namaPrabowo Subiantojuga disebut Habib Bahar sebagai pengkhianat.

Orang-orang berkhianat enggak ada tempat di hati saya. Saya orangnya hitam-hitam, putih-putih, enggak ada abu-abu," kata Habib Bahar dalam video yang tersebar, dikutip Kamis (12/5/22).

San Kasan di cariin tu.!@Haikal_Hassanpic.twitter.com/7eu5I3luPphttps://t.co/NQ5fbQNkNx (@GRANDFATHER_71)May 12, 2022

Mengenai label pengkhianat terhadap Haikal Hassan yang dilontarkan oleh Habib Bahar, Pakar Hukum Hukum Tata Negara,Refly Harunangkat suara.

Menurut Refly, tidak penting membahas seorang Haikal Hassan. Hal ini karena Haikal Hassan bukanlah pejabat publik.

Kita tidak penting membahas Haikal Hassan bukan pejabat publik, ungkap Refly Harun lewat kanal YouTube miliknya, dikutip Kamis (12/5/22).

Baca Juga :
Disebut Pengkhianat oleh Habib Bahar, Begini Respons Haikal Hassan

Menurut Refly justru yang pentig untuk dibahas adalah sosok Prabowo yang juga disebutkan oleh Habib Bahar.

Tentu sama-sama diketahui bahwa Prabowo adalah Menteri Pertahanan yang dulunya merupakan sosok yang Habib Bahar dukung sebagai calon presiden (Capres) 2019. Hal tersebut sangat erat dengan label pengkhianat yang dilontarkan Habib Bahar.

Meski menganggap bahwa pengkhianatan Haikal Hassan dianggap tidak penting untuk menjadi pembahasan, Refly mempersilakan dilakukan klarifikasi jika memang dirasa perlu terlebih jika kedepannya menjadi urusan publik.

Kalau ini urusan publik boleh saja kita bahas, tapi kalau urusan privat kita tidak tahu karena tidak ada kejelasan lebih lanjut. Tapi kalau misalnya khianat itu dalam kaitannya dengan urusan publik walau dia tokoh privat kita bisa membahasnya, ujar Refly.

Original Source

Topik Menarik