Loading...
Loading…
Standar Kevin De Bruyne untuk Erling Haaland

Standar Kevin De Bruyne untuk Erling Haaland

Nasional | jawapos | Jumat, 13 Mei 2022 - 09:49

JawaPos.com Selebrasi zen atau posisi tangan seperti bermeditasi yang dilakukan gelandang serang Manchester City Kevin De Bruyne di Molineux kemarin (12/5) menyimpan misteri.

Selebrasi KDB setelah mencetak gol ketiganya ke gawang Wolverhampton Wanderers itu langsung dikaitkan dengan striker baru City Erling Haaland.

Sebab, Haaland memang punya ciri khas melakukan selebrasi zen bersama Borussia Dortmund. Banyak yang menduga KDB memberi isyarat selamat datang kepada Haaland yang mulai bergabung per 1 Juli mendatang.

Apakah itu untuknya (Haaland, Red)? Tidak, aku melakukannya karena aku mencetak gol ketiga dan itu tak pernah terjadi sepanjang karierku, ungkap KDB kepada Sky Sports .

Bukan hanya tiga gol (menit ke-7, 16, dan 24), KDB mampu menciptakan gol keempat pada menit ke-60. Selalu bermakna spesial ketika Anda mencetak empat gol.

Bahkan, aku seharusnya bisa mencetak gol kelima, sambung gelandang yang menyamai capaian rekan setimnya, Gabriel Jesus, sebagai pencetak quat-trick di Premier League musim ini itu.

Meski menyangkal selebrasinya terkait dengan Haaland, Manchester Evening News melaporkan memang ada maksud khusus dari KDB untuk striker timnas Norwegia itu.

Baca Juga :
Liga Champions: Manchester City Bungkam Dortmund 2-1 di Etihad Stadium

Yaitu, standar yang harus dicapai Haaland sebagai calon mesin gol The Citizens.

Artinya, kalau KDB yang seorang gelandang serang merupakan pencetak gol terbanyak City di Premier League musim ini dengan koleksi 15 gol, capaian Haaland musim depan harus lebih banyak.

Sebagai perbandingan, Jesus sebagai satu-satunya striker murni City musim ini hanya mengemas 8 gol di Premier League musim ini.

Di sisi lain, sukses mencetak quat-trick di Molineux membuat KDB ingin memberikan rekomendasi kepada tactician City Pep Guardiola tentang posisi terbaiknya.

Musim ini Pep memainkan KDB sebagai salah satu gelandang dalam skema 4-3-3. Melawan Wolves, pemain 30 tahun itu bermain sebagai gelandang serang atau pemain nomor 10 dalam skema 4-2-3-1.

Di posisi itu (pemain nomor 10, Red), aku bisa lebih banyak bergerak ke luar. Ketika aku bergerak dari sisi dalam ke sisi luar, aku lebih kuat.

Mungkin itu posisi terbaikku. Meski, dalam karierku, aku sudah banyak mempelajari posisi berbeda untuk memahami apa yang diinginkan oleh rekanku, beber KDB.

Baca Juga :
Manchester City Bekap Dortmund di Etihad

Original Source

Topik Menarik