Loading...
Loading…
Pagu Indikatif Kemenag 2021 Naik 2,48 Persen Jadi Rp 66,6 triliun

Pagu Indikatif Kemenag 2021 Naik 2,48 Persen Jadi Rp 66,6 triliun

Nasional | jawapos | Kamis, 25 Juni 2020 - 16:36

JawaPos.com Pagu indikatif tahun 2021 Kementerian Agama (Kemenag) mengalami kenaikan menjadi sebesar Rp 66,6 triliun. Naik sebesar 2,48 persen jika dibandingkan dengan alokasi anggaran Kemenag tahun 2020, yang sebesar Rp 65 triliun.

Pagu Indikatif tahun 2021 Kemenag secara umum mengalami kenaikan sebesar Rp 1.612.538.300.000 atau 2,48 persen, bila dibandingkan dengan alokasi anggaran Kemenag Tahun 2020 sebesar Rp 65.060.948.695.000, ujar Menag saat Rapat Kerja dengan Komisi VIII DPR RI berdasarkan keterangan tertulis, Kamis (25/6).

Rapat Kerja membahas Pembicaraan Pendahuluan RAPBN dan RKP Tahun 2021, Evaluasi Pelaksanaan Anggaran Tahun 2019, dan Evaluasi Kinerja dan Pelaksanaan Anggaran Tahun 2020. Pagu Indikatif Kemenag tahun 2021 berasal dari beberapa sumber pendanaan, yaitu Rupiah Murni (RM), Rupiah Murni Pendamping (RMP), Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) Kementerian Agama, dana yang dihasilkan dari Badan Layanan Umum (BLU).

Pagu Indikatif Tahun 2021 Kemenag akan dimanfaatkan untuk membiayai berbagai program dan kegiatan yang tercakup dalam dua fungsi yang menjadi tugas Kementerian Agama, yaitu fungsi agama dan fungsi pendidikan, ujar dia.

Ia menjelaskan, terkait dengan pelaksanaan anggaran tahun 2019 sebesar Rp 66.418.765.942.000 per 31 Desember 2019 telah terealisasi sebesar Rp63.946.369.726.231 atau 96,28 persen dari total pagu anggaran.

Capaian realisasi anggaran tersebut menduduki peringkat ke-4 tertinggi dari 10 Kementerian/Lembaga dengan APBN terbesar, dengan rerata nasional sebesar 92,58 persen, kata Menag.

Saksikan video menarik berikut ini:

Original Source

Topik Menarik