Loading...
Loading…
Gubernur: Lahan TPST Bakal Diperluas

Gubernur: Lahan TPST Bakal Diperluas

Nasional | radarjogja | Rabu, 11 Mei 2022 - 07:23

RADAR JOGJA Mengingat daya tampung sudah penuh, lahan TPST Piyungan, Bantul, akan diperluas. Lahan pembuangan lama bakal ditutup, lalu dijadikan tempat wisata atau ruang terbuka hijau.

Gubernur DIJ Hamengku Buwono X mengatakan, lahan TPST akan diperluas karena lahan yang ada sudah maksimal menampung tumpukan sampah yang ada. Sehingga dibutuhkan lahan tambahan untuk menampung kiriman sampah dari Sleman, Bantul, dan Kota Jogja.

Memang kita akan memperluas (lahan), karena yang ada ini sudah penuh, kata HB X di Kompleks Kepatihan, Jogja, kemarin (10/5). Ia menjelaskan, tanah untuk memperluas lahan TPST sejatinya sudah disediakan. Hanya permasalahannya saat ini adalah persoalan teknis. Salah satunya kecepatan sampah yang masuk TPST tak sebanding dengan upaya kajian yang dilakukan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) bersama Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah.

Problemnya ini soal teknis, antara penuhnya sampah di sana dengan hasil studi yang perlu waktu lebih panjang daripada kebak e sampah di sana (lebih cepat), ujarnya.

Kendati begitu, hasil studi yang dilakukan itu membutuhkan waktu lebih panjang. Sehingga masyarakat diminta memahami persoalan ini untuk pengembangan TPST ke depan. Meski begitu, gubernur juga mendorong penyelesaian sementara soal sampah.

Tapi juga bagaimana mengatasi dengan penuhnya (sampah) ini supaya punya ruang untuk bisa didialogkan dengan masyarakat. Prinsip itu, mereka yang di lapangan yang lebih tahu, jelasnya.

Raja Keraton Jogja ini juga meminta permasalahan sampah dilakukan dialog bersama. Terutama bagaimana mengatasi persoalan sampah sementara ini yang belum juga teratasi. Tapi yang prinsip memang nanti (pembuangan) lama kita tutup, akan kita jadikan tempat wisata, ruang-ruang hijau. Sehingga tempat yang baru yang di sebelahnya akan kita kembangkan, tambahnya.

Sementara itu, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengatakan, pemkab mendorong TPST Piyungan bisa dikelola dengan penerapan teknologi yang mutakhir. Sehingga lebih efektif dan efisien. Dan berharap pemerintah provinsi bisa menyelesaikan masalah TPST karena masyarakat Bantul adalah yang paling terdampak.

Ia juga berharap Kabupaten Sleman juga dapat memiliki TPST sendiri. Dengan pertimbangan wilayah Sleman lebih luas daripada Bantul. Sleman buangnya di Bantul, Kota di Bantul, tidak hanya sampah tapi limbah regional juga ada di Bantul. Tentu saja Bantul menjadi kabupaten yang terdampak dari penampungan yang secara regional ini, katanya.

Menurutnya, tidak ada cara lain dalam penyelesaian sampah selain melakukan pemilahan sampah, mulai dari tingkat desa atau kelurahan. Atau kalau tidak menggunakan sekalian teknologi tinggi, bakar semuanya menjadi pembangkit listrik. Pilihannya ada dua, pakai teknologi atau pemilahan, tambahnya. (wia/laz)

Original Source

Topik Menarik