Loading...
Loading…
Antisipasi Kemacetan Arus Balik, Puan Anjurkan Pengusaha Perbolehkan Pegawainya WFH

Antisipasi Kemacetan Arus Balik, Puan Anjurkan Pengusaha Perbolehkan Pegawainya WFH

Nasional | republika | Senin, 09 Mei 2022 - 14:33

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Aparatur Sipil Negara (ASN) termasuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan TNI/Polri diperbolehkan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) seminggu usai libur Lebaran untuk mengantisipasi kemacetan arus balik. Ketua DPR RI, Puan Maharani, menganjurkan para pengusaha melakukan hal yang sama sehingga pegawainya bisa kembali ke Jabodetabek secara bertahap. "Namun untuk ASN atau PNS yang bekerja di bagian pelayanan publik, harus tetap bekerja di kantor seperti biasa agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu," kata Puan dalam keterangan tertulisnya, Senin (9/5/2022). Arus balik pemudik Lebaran 2022 diprediksi masih akan terjadi hingga sepekan ke depan. Ketua DPR RI Puan Maharani meminta Pemerintah dan stakeholder terkait tetap memberikan pelayanan terbaik bagi pemudik yang belum kembali ke tempat tinggalnya. "Di berbagai daerah, baik di pelabuhan, bandara, dan stasiun masih tergolong cukup ramai. Pemudik yang kembali setelah masa libur Lebaran selesai harus tetap mendapatkan pelayanan yang optimal," ujarnya Mantan Menko PMK itu mengapresiasi pemerintah ihwal pelaksanaan mudik tahun ini. Ia meminta seluruh pihak memperhatikan skema atau skenario yang dibutuhkan untuk pemudik yang kembali usai puncak arus mudik. Puan mengatakan, sistem yang diambil harus memprioritaskan kebutuhan masyarakat. "Sambil terus memastikan seluruh sarana protokol kesehatan dijalankan dengan baik sehingga kita dapat menekan kemungkinan peningkatan kasus Covid-19 usai mudik Lebaran," jelasnya. Puan mengucapkan selamat kembali memulai menjalankan aktivitas setelah libur Idul Fitri selesai. "Semoga silaturahmi dengan keluarga, termasuk yang ada di kampung halaman, dapat meningkatkan semangat di tengah tantangan pandemi Covid-19 yang masih ada," tuturnya.

Original Source

Topik Menarik

{