Loading...
Loading…
Bangun Pagi Punya Berbagai Manfaat Kesehatan, Apa Saja?

Bangun Pagi Punya Berbagai Manfaat Kesehatan, Apa Saja?

Nasional | ayosemarang | Kamis, 25 Juni 2020 - 08:27

SEMARANG SELATAN, AYOSEMARANG.COM -- Bangun pagi, menurut penelitian ilmiah, memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Bangun pagi disebut bisa mencegah kanker payudara hinga depresi, serta membuat seseorang merasa lebih bahagia.

Apa saja manfaat bangun pagi lainnya? Berikut rangkumannya dilansir Suara.com, Kamis (25/6/2020).

1. Bikin bahagia

Menurut jurnal Emotion yang diterbitkan pada tahun 2012, kebiasaan bangun pagi membuat Anda lebih bahagia.

Orang yang terbiasa bangun pagi punya waktu lebih banyak untuk berolahraga sebelum memulai aktivitasnya. Olahraga pagi dipercaya lebih sehat dibandingkan pada malam karena bisa mengganggu kualitas tidur Anda.

Jika tubuh sudah bugar, hal ini akan berpengaruh pada mood Anda seharian. Dalam beberapa penelitian juga disebutkan bahwa orang yang rutin olahraga membuat hormon bahagia jadi lebih aktif.

2. Cegah kanker payudara

Penelitian terbaru menemukan bahwa wanita yang senang beraktivitas saat pagi berisiko lebih rendah menderita kanker payudara daripada mereka yang berkegiatan saat malam.

Para peneliti di Inggris, Amerika, Perancis, dan Norwegia telah meneliti sebanyak 180.216 wanita dalam studi Biobank UK untuk membuktikan fakta tersebut.

Studi Asosiasi Kanker Payudara (BCAC) dilansir dari Asia One juga melakukan riet ini dengan melibatkan 228.951 wanita di Inggris.

Mereka meneliti dengan teknik Mendelian yang mempelajari varian genetik untuk melihat faktor-faktor tertentu berkaitan dengan risiko penyakit yang lebih tinggi rendah.

3. Hindarkan depresi

Menurut sebuah penelitian baru yang diterbitkan dalam Journal of Psychiatric Research, kolaborasi penelitian dari Colorado University (CU) Boulder, Channing Division of Network Medicine dan Womens Hospital di Boston menyatakan, perempuan paruh baya yang bangun pagi ternyata lebih sehat secara mental sehingga lebih terhindar dari depresi.

Penelitian yang mencatat data 32.000 perawat perempuan ini menemukan adanya hubungan antara chronotype (jam-jam seseorang cenderung tidur atau bangun) dan gangguan mood.

Chronotype adalah bagian dari jam biologis tubuh pada manusia.

Original Source

Topik Menarik