Loading...
Loading…
Libur Tambahan Siswa Tak Berlaku di DIJ

Libur Tambahan Siswa Tak Berlaku di DIJ

Nasional | radarjogja | Senin, 09 Mei 2022 - 05:38

RADAR JOGJA Kebijakan Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) terkait perpanjangan libur sekolah, tidak berlaku di DIJ. Peserta didik tetap masuk sekolah dengan sistem pembelajaran tatap muka (PTM), Senin ini (9/5).

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIJ Didik Wardaya mengatakan perpanjangan libur sekolah selama tiga hari itu hanya berlaku di tiga provinsi saja yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten. Sementara, DIJ tidak ada perubahan. Penetapan waktu masuk sekolah tetap pada hari ini. Untuk sekolah tetap 9 (Mei) masuk. Kalau yang diperpanjang kan daerah-daerah yang memang masyarakatnya pada mudik, katanya kepada Radar Jogja, Minggu (8/5).

Didik menjelaskan Jogja merupakan kota tujuan para pemudik. Sehingga tidak begitu berpengaruh terhadap arus balik pasca-Idul Fitri. Sementara, Jakarta dan sekitarnya berbeda kondisinya sebab masyarakat mudik ke luar kota. Kalau Jogja kan kota tujuan mudik, jadi nggak begitu terganggu, ujarnya.

Pada hari pertama hari ini, sekolah masuk dengan sistem pembelajaran tatap muka (PTM) secara full. Tiap sekolah terus diwanti-wanti menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Mulai dari cek suhu, mencuci tangan, menjaga jarak, dan paling penting pemakaian masker. Pada prinsipnya anak-anak sudah divaksin semua. Jadi harus tetap prokes yang harus dipertahankan, dan sekolah harus menjaga dan memantau (prokes), jelasnya.

Baca Juga :
Percepatan Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun Agar PTM Dilakukan di Jogja

Didik tidak menampik, masuk hari pertama pasca-Idul Fitri pihak sekolah selalu ada tradisi halal bihalal. Disdikpora tak melarang diselenggarakan halal bihalal tersebut, hanya perlu dilakukan dengan prokes ketat pula. Dan tim satgas di tingkat satuan pendidikan tetap harus memantau termasuk pihak Disdikpora DIJ. Awalnya dimulai dari itu (halal bihalal) saya kira tidak ada masalah, tentu prokes harus dijaga. Tidak harus bersalaman misalnya dengan isyarat atau kode tertentu saya kira cukup, tambahnya. (wia/pra)

Original Source

Topik Menarik