Loading...
Loading…
41 Juta Warga Terima Vaksin Dosis Penguat

41 Juta Warga Terima Vaksin Dosis Penguat

Nasional | koran-jakarta.com | Senin, 09 Mei 2022 - 00:01

JAKARTA - Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 melaporkan jumlah warga Indonesia yang telah menerima dosis ketiga atau penguat hingga Minggu (8/5) mencapai 41 juta jiwa atau 19,69 persen dari total sasaran sebanyak 208.265.720 jiwa.

Data Satgas Covid-19 yang diterima di Jakarta, Minggu (8/5), penduduk yang mendapatkan dua dosis vaksin Covid-19 bertambah 9.823 menjadi 165.641.991 orang. Sedangkan penerima dosis pertama tidak ada penambahan sehingga jumlah keseluruhan mencapai 199.346.528 orang.

Dengan demikian, tercatat suntikan dosis pertama vaksin Covid-19 sudah diberikan pada 95,71 persen dari total 208.265.720 warga yang menjadi sasaran vaksinasi Covid-19. Sementara warga yang sudah menjalani dua dosis vaksin Covid-19 meliputi 79,53 persen dari total sasaran.

Sebelumnya, seperti dikutip dari Antara , para pakar dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), pada Rabu (4/5), menekankan vaksin masih sangat efektif untuk melawan Covid-19, bahkan saat varian-varian baru dari penyakit tersebut muncul di Afrika Selatan dan Amerika Serikat.

Data WHO menunjukkan kasus Covid-19 di seluruh dunia secara bertahap menurun, dengan laporan kematian mingguan tercatat di level terendahnya sejak Maret 2020. Namun demikian, Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, memperingatkan dalam sebuah konferensi pers pada Rabu bahwa tren itu tidak menunjukkan cerita lengkapnya.

Baca Juga :
41 Juta Jiwa Penduduk Indonesia Terima Dosis Penguat

"Didorong oleh subvarian Omicron, kami melihat adanya kenaikan jumlah kasus yang dilaporkan di Benua Amerika dan Afrika. Para ilmuwan Afrika Selatan yang mengidentifikasi Omicron pada akhir tahun lalu kini melaporkan dua subvarian Omicron lainnya yakni BA.4 dan BA.5, sebagai penyebab dari lonjakan kasus di Afrika Selatan," ujar dia.

Masih Terlalu Dini

Menurut Tedros, masih terlalu dini untuk mengetahui apakah kedua subvarian tersebut dapat menyebabkan penyakit yang lebih parah daripada subvarian Omicron lainnya.

"Tetapi, data awal menunjukkan bahwa vaksinasi masih memberikan perlindungan dari penyakit parah dan kematian," katanya.

Satgas Penanganan Covid-19 melaporkan angka kesembuhan Covid-19 bertambah 452 orang hingga Minggu, pukul 12.00 WIB. Data Satgas Covid-19 yang diterima di Jakarta, Minggu (8/5), menyebutkan dengan penambahan angka kesembuhan itu, total kesembuhan Covid-19 sejak Maret 2020 berjumlah 5.885.858 orang.

Baca Juga :
Saudi akan Beri Vaksin Penguat Bagi Lansia 60 Tahun ke Atas

Satgas mencatat penambahan angka kesembuhan Covid-19 terbanyak di Provinsi DKI Jakarta sebanyak 166 orang, Jawa Barat 82 orang, Banten 78 orang, Jawa Tengah 29 orang, dan Jawa Timur 28 orang.

Sementara itu, penambahan kasus harian Covid-19 tercatat 227 orang. Provinsi yang menjadi penyumbang penambahan kasus terbanyak, yakni DKI Jakarta 78 kasus, Jawa Barat 45 kasus, Banten 22 kasus, Jawa Tengah 19 kasus, dan Jawa Timur 18 kasus.

Dengan adanya penambahan kasus harian itu, total kasus terkonfirmasi positif sejak Maret 2020 berjumlah 6.048.531 orang.

Sebelumnya, Epidemiolog dari Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman, mengatakan kasus Covid-19 usai libur Lebaran 2022 baru akan terlihat sekitar satu bulan mendatang.

"Untuk mengetahui kasus Covid-19, efek dari Lebaran, sekitar sebulanlah rata-rata. Namun, ini juga bergantung seberapa baik deteksi, karena apa pun itu bergantung pada kemampuan deteksi," kata Dicky.

Perkiraan waktu tersebut, kata Dicky, adalah paling ideal mengingat pemerintah juga mewajibkan pemudik untuk memperoleh vaksinasi penguat sebelum melakukan aktivitas mudik Idul Fitri ini untuk mencegah gelombang kasus, meski tidak diketahui pasti bagaimana kepatuhan pemudik pada ketentuan itu.

Original Source

Topik Menarik