Loading...
Loading…
CJH Masuk Asrama 3 Juni, Kuota Kabupaten/Kota Tunggu Validasi Kemenag NTB

CJH Masuk Asrama 3 Juni, Kuota Kabupaten/Kota Tunggu Validasi Kemenag NTB

Nasional | lombokpost | Kamis, 28 April 2022 - 08:59

MATARAM -Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) NTB terus melakukan persiapan haji, setelah ada kepastian jumlah kuota yang diberikan untuk Provinsi NTB.

Kita koordinasi dengan kabupaten/kota, memastikan jamaah haji apakah siap berangkat atau tidak, kata Kepala Kanwil Kemenag NTB H Zaidi Abdad di Kantor Gubernur NTB, Rabu (27/4).

Zaidi mengatakan, jumlah kuota untuk Provinsi NTB sebanyak 2.042 orang ditambah dengan 12 petugas haji. Totalnya jadi 2.052 jamaah yang akan berangkat, tuturnya.

Terkait persiapan pemberangkatan haji, saat ini Kanwil Kemenag NTB masih memastikan berapa jumlah Calon Jamaah Haji (CJH) dari 10 kabupaten/kota. Itu masih kita koordinasikan terus, ujar Zaidi.

Kanwil Kemenag NTB juga segera membentuk kepanitiaan yang melibatkan beberapa stakeholder. Seperti Pemprov NTB, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), bandara, hingga pihak imigrasi.

Kita tinggal menunggu laporan dari kabupaten/kota, mana yang dipastikan berangkat dan tidak. Kalau sudah terpenuhi kuota provinsi, kita close , katanya.

Kabid Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag NTB Eka Muftatiah soal kepastian kuota CJH di kabupaten/kota masih harus menunggu. Ada tahapan yang harus dilakukan sebelum memastikan jumlahnya. Masih proses verifikasi. Belum bisa kita rilis dulu, kata Eka.

Baca Juga :
Kemenag Sulsel: Calon Jemaah Haji Mulai Masuk Asrama Sudiang 3 Juni

Kemenag RI sebelumnya telah mengirim proyeksi kuota ke setiap Kanwil. Data tersebut lalu diteruskan Kanwil Kemenag ke setiap kabupaten/kota. Kemudian Kantor Kemenag melakukan verifikasi terhadap data tersebut, disesuaikan dengan syarat dari Pemerintah Kerajaan Arab Saudi dan Pemerintah RI.

Hasil verifikasi dikirimkan kembali ke Kanwil Kemenag. Lalu diteruskan ke pemerintah pusat. Jadi memang agak panjang prosesnya. Karena kuota ini terbatas, supaya tidak kelabakan mencari jamaah yang layak diberangkatkan sesuai persyaratan, tuturnya.

Eka mengatakan, data yang dikirimkan Kanwil Kemenag NTB akan divalidasi Kemenag RI. Sebagai dasar untuk mengeluarkan petunjuk teknis mengenai manifes keberangkatan maupun kelompok terbang (kloter) CJH.

Hari ini hasil verifikasi itu kita kirimkan ke pusat. CJH bersabar dulu untuk kepastian kuota di kabupaten/kota, imbau Eka.

Meski belum dipastikan rincian kuota pada kabupaten/kota, Eka memastikan penerbangan haji pertama dari NTB akan dilakukan pada 4 Juni. Sehingga CJH sudah masuk ke asrama haji satu hari sebelumnya, yakni di 3 Juni. 3 Juni itu masuk asrama haji sesuai dengan kloternya, tandas Eka.

Baca Juga :
Maluku Utara Carter Pesawat untuk haji 2022

Dalam ketentuan jamaah haji tahun ini, diprioritaskan untuk usia di bawah 65 tahun. Kemudian CJH dipastikan belum pernah berhaji atau sudah pernah haji paling singkat dalam 10 tahun sejak haji terakhir. (dit/r5)

Original Source

Topik Menarik