Loading...
Loading…
Disiarkan Online, MWA Kukuhkan Prof Nasih Kembali Jabat Rektor Unair

Disiarkan Online, MWA Kukuhkan Prof Nasih Kembali Jabat Rektor Unair

Nasional | jawapos | Rabu, 17 Juni 2020 - 19:19

JawaPos.com Prof Mohammad Nasih kembali menduduki jabatan rektor Universitas Airlangga (Unair) 20202025. Proses pelantikan dilakukan secara online di Lantai 5 Gedung Rektorat Kampus C, Selasa (16/6). Dalam pelantikan tersebut, Unair sekaligus menerima penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri) sebagai pelaksana pemilihan rektor secara daring pertama di Indonesia.

Penghargaan tersebut diserahkan secara simbolis melalui Zoom dan live streaming YouTube oleh Direktur Muri Jaya Suprana kepada Rektor Unair Prof Moh. Nasih. Pemilihan rektor secara daring itu dilaksanakan dalam rapat pleno majelis wali amanat (MWA) di tengah pandemi Covid-19. Bahkan, pemilihan rektor secara daring itu disebut-sebut yang pertama di dunia.

Jaya Suprana menyatakan sangat bangga terhadap Unair yang telah mencatatkan rekor baru sebagai satu-satunya perguruan tinggi yang melaksanakan pemilihan rektor secara daring. Unair adalah perguruan tinggi yang sering menciptakan rekor yang tercatat di Muri, katanya saat sambutan via Zoom.

Pada masa pandemi Covid-19, lanjut dia, semangat kerja Unair tidak menurun dalam menciptakan prestasi dan inovasi. Unair juga berdedikasi tinggi untuk mengabdikan diri kepada bangsa dan negara. Jadi, selamat kepada Unair dan kami nantikan rektor-rektor selanjutnya, ujarnya.

Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) Unair Prof Muhammad Hatta Ali mengatakan, Prof Moh. Nasih terpilih secara aklamasi melalui proses pemilihan rektor yang berlangsung sejak Januari lalu. Artinya, Nasih menjabat untuk kali kedua sebagai rektor Unair. Saya ucapkan selamat kepada Prof Mohammad Nasih yang telah terpilih kembali menjadi rektor secara aklamasi, kata dia.

Hatta menuturkan, saat ini Unair kembali mencatat sejarah baru. Yakni, diangkatnya rektor perguruan tinggi negeri berbadan hukum (PTN BH) sebagai hasil dari proses seleksi terbuka, partisipatif, dan menghargai nilai-nilai luhur budaya bangsa. Proses pemilihan rektor tersebut, mulai tahap penjaringan hingga pemilihan oleh MWA, telah menunjukkan adanya kematangan organisasi dalam tubuh Unair. Ini tidak saja menunjukkan adanya proses yang otonom dan akuntabel, tetapi juga menggunakan mekanisme musyawarah mufakat oleh MWA dalam memilih rektor, jelasnya.

Hatta berharap kapasitas yang dimiliki rektor terpilih dapat menjadikan Unair lebih maju lagi sebagai kampus terpandang dan diakui oleh dunia. Namun, tetap menjunjung tinggi excellent with morality.

Sementara itu, Nasih mengatakan, rekor Muri yang diperoleh Unair adalah momen sejarah yang tidak pernah dilakukan sebelumnya. Selama tiga periode, Unair melakukan musyawarah mufakat. Jadi, dalam tiga periode berturut-turut, tidak ada calon rektor yang merasa tersingkirkan dan bertentangan. Sejak tiga periode yang lalu, kami membiasakan untuk melakukan musyawarah mufakat sehingga kebersamaan kami bisa terjaga, katanya.

Saksikan video menarik berikut ini:

Original Source

Topik Menarik