AHY: Pramono Edhie Wibowo Dimakamkan di Samping Ani Yudhoyono

Nasional | inewsid | Published at Minggu, 14 Juni 2020 - 08:51
AHY: Pramono Edhie Wibowo Dimakamkan di Samping Ani Yudhoyono

JAKARTA, iNews.id - Pramono Edhie Wibowo akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Nasional (TMPN) Kalibata, Jakarta, Minggu (14/6/2020). Pemakaman secara militer itu akan dilakukan pada pukul 14.00 WIB.

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan hal itu di akun instagram agusyudhoyono seperti dikutip iNews.id, Minggu (14/6/2020). Dia juga mengungkapkan, pamannya itu akan dimakamkan tepat di samping makam ibunya Ani Yudhoyono.

"Insya Allah, Pak Pramono akan dimakamkan di TMP Kalibata pada hari ini, Minggu 14 Juni 2020, pada pukul 14.00, tepat di samping makam Ibu Ani Yudhoyono," ujarnya

AHY mengajak semua pihak untuk mendoakan paman dan ibunya. "Mari kita mendoakan agar keduanya diterima amal baiknya. Aamiin YRA," ucapnya.

Sebelumnya, AHY memiliki firasat sebelum Pramono Edhi wafat. Dia menceritakan, pada 1 Juni 2020, saat doa bersama 1 tahun meninggalnya Ani Yudhoyono, Pramono Edhie datang ke rumah di Cikeas.

Saat pamitan, menurut AHY, Pramono Edhie menyampaikan permohonan maaf. "Gus, mohon maaf ya. Om Mohon maaf ya," katanya.

Saat itu AHY memikirkan apapun karena masih dalam suasana lebaran. Kemudian, pada 2 Juni 2020, dia mengungkapkan, Komandan Jenderal (Danjen) Komando Pasukan Khusus (Kopassus) Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa menceritakan hal yang sama soal permintaan maaf Pramono Edhie.

"Tanggal 2 Juni 2020, Pak Edhie datang ke Mako Kopassus. Beliau beberapa kali minta maaf karena jarang main ke Kopassus," ujarnya.

Saat Pramono Edhie wafat pada Sabtu, 13 Juni 2020 malam, AHY baru tersadar, soal pamitan yang dilakukan pamannya itu. "Beliau sedang pamitan kepada kami,"ucapnya

AHY menceritakan, tepat 3 hari lalu, dirinya bermimpi bertemu Ibu Ani yang ketika itu menangis. Menurut dia, Pramono Edhie saudara kandung terdekat Ani Yudhoyono.

"Tepat tiga hari lalu, saya bermimpi bertemu Ibu Ani dan beliau menangis, hingga saya terperanjat dan terbangun. Saya membaca Surat Al Fatihah untuk beliau," katanya.

Sebelumnya, Pramono Edhie Wibowo sempat menjalani perawatan selama 3 jam di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cimacan, Cianjur, Jawa Barat. Setelah 3 jam mendapat perawatan medis, Pramono Edhie sempat mengalami anfal hingga akhirnya meninggal dunia karena serangan jantung, Sabtu, 13 Juni 2020, pukul 19.42 WIB.

Artikel Asli