Loading...
Loading…
Presiden Jokowi Dinilai Sukses Tangani Pandemi Covid-19 di Indonesia

Presiden Jokowi Dinilai Sukses Tangani Pandemi Covid-19 di Indonesia

Nasional | sindonews | Minggu, 20 Maret 2022 - 11:46

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dinilai sukses menangani pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia. Hal itu terlihat dari turunnya kasus Covid-19 secara signifikan.

"Jokowi telah terbukti mampu membawa Indonesia menghadapi masa Pandemi Covid-19. Hal itu menjadi bukti nyata kerja keras Jokowi dalam melindungi masyarakat," ujar Koordinator Aksi bertajuk Sauyunan 2024 Milu Jokowi, Deden Ridwan, Minggu (20/3/2022).

Deden menilai, kebijakan Jokowi menjadi strategi jitu dalam upaya menangani pandemi sampai saat ini. Bahkan, dia melanjutkan, hal itu turut berhasil menurunkan angka positif Covid-19 secara signifikan.

Deden juga menyampaikan keberhasilan Jokowi dalam menangani pandemi telah diakui hingga kancah internasional. Terutama menyoal akselerasi program vaksinasi Covid-19. Karena seperti yang diketahui akselerasi percepatan vaksinasi untuk menciptakan kekebalan komunal di Indonesia masuk ke dalam tertinggi lima besar dunia. Bersama Indonesia ada juga China, India, Amerika Serikat, dan Brazil.

"Dunia mengakui Penanganan Pandemi Covid-19 di bawah komando Jokowi diakui sebagai salah satu yang terbaik di dunia. Hal ini dilihat dari keberhasilan memutus mata rantai persebaran virus Corona, vaksinasi, dan perekonomian," kata Deden.

Menurut Deden, berbagai kebijakan penanganan pandemi Jokowi sukses melindungi kesehatan masyarakat dari bahaya Covid-19. Sehingga sekarang, masyarakat menjadi lebih aman dalam beraktivitas tanpa meninggalkan penerapan protokol kesehatan.

Kebijakan itu meliputi membentuk pelayanan kesehatan, semisal membangun rumah sakit rujukan Covid-19 lalu optimalisasi upaya 3T (testing, tracing, dan treatment). Kemudian penyediaan obat dan perlengkapan medis serta edukasi protokol kesehatan."Hal ini dilihat dari keberhasilan memutus mata rantai persebaran virus Corona, vaksinasi, dan perekonomian," ucap Deden.

Original Source

Topik Menarik

{
{
{
{
{
{