Loading...
Loading…
Gagalkan 3 Kali Upaya Bunuh Diri Sang Ayah, Bocah Ini Diganjar Hadiah

Gagalkan 3 Kali Upaya Bunuh Diri Sang Ayah, Bocah Ini Diganjar Hadiah

Nasional | okezone | Senin, 08 Juni 2020 - 17:10

DELISERDANG Seorang bocah berinsial RDC (9) di Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, diganjar sejumlah hadiah oleh Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri, Komjen Pol Agus Andrianto.

Hadiah yang diberikan berupa paket sembako yang terdiri dari tiga karung beras, tiga dus mi instan, tiga liter minyak goreng dan tiga papan telur serta satu unit komputer jinjing (laptop).

Hadiah itu diberikan sebagai bentuk apresiasi, karena sang bocah telah tiga kali berhasil menggagalkan upaya bunuh diri yang dilakukan oleh ayahnya RN (40). Aksi penyelamatan bunuh diri itu, sempat viral setelah kisahnya dibagikan ke media sosial.

Penyerahan hadiah dilakukan oleh Abink, staf Komjen Agus Andrianto di RSUD Deliserdang, Sumatera Utara, Senin (8/6/2020).

Komjen Pol Agus Andrianto mengatakan hadiah ini merupakan bentuk dukungan psikologis kepada RDC. "Kita semua tidak ingin masa kanak-kanaknya ini memiliki beban psikologis. Saya doakan adik RDC jadi anak yang berhasil nantinya dan membanggakan keluarganya", ujar mantan Kapolda Sumut itu.

RDC yang didampingi oleh Ibunya awalnya nampak murung sontak ceria saat menerima hadiah dari Kabaharkam Polri. "Terima kasih Pak Agus", ujar RDC.

Untuk diketahui RN melakukan percobaan bunuh diri sebanyak tiga kali di rumah mereka di Perumahan Tamora Elok, Tanjungmorawa, Deliserdang pada Kamis, 4 Juni 2020 kemarin.

Awalnya RN mencoba meminum racun tikus. Namun dihalau putrinya RDC (9). RN kemudian mencoba bunuh diri dengan membakar kabel listrik menggunakan mancis, namun RDC langsung menyiram api yang muncul dengan air.

Terakhir RN mencoba bunuh diri dengan melukai diri menggunakan parang. Dia menyayat belakang bahu dan menikam perutnya. Namun sesaat setelah aksi itu terjadi, RDC meminta tolong kepada warga sekitar dan berhasil membawa sang ayah ke rumah sakit dalam kondisi selamat. RN pun masih dirawat hingga saat ini.

Kapolsek Tanjung Morawa, AKP Sawangin, mengatakan pihaknya masih menyelidiki motif di balik aksi bunuh diri tersebut. Namun dugaan sementara, RN nekat bunuh diri karena penyakit menahun yang dideritanya. Apalagi kondisi itu terjadi di tengah himpitan ekonomi yang cukup berat.

"Kita masih dalami, saat ini kita fokus bagaimana menyelamatkan nyawa RN", pungkas AKP Sawangin.

Original Source

Topik Menarik

{
{
{
{
{
{
{