Loading...
Loading…
Tiga Orang yang Positif Omicron di Kabupaten Tegal Baru Pulang dari Jakarta dan Bogor

Tiga Orang yang Positif Omicron di Kabupaten Tegal Baru Pulang dari Jakarta dan Bogor

Nasional | radartegal | Sabtu, 05 Februari 2022 - 05:45

Merajalelanya varian Omicron di Tanah Air, akhirnya sampai juga ke Kabupaten Tegal. Hingga, Kamis (4/2) lalu, sudah ada tiga warga yang positif terpapar virus Covid-19 asal Afrika itu.

Ketiga pasien Omicron itu merupakan pelaku perjalanan dari Jakarta dan Bogor. Kepala Dinkes (Dinkes) Kabupaten Tegal, Ruszaeni tak menampik kemungkinan jika masih ada lagi orang yang terkena Omicron. Dinkes saat ini masih menunggu hasil pemeriksaan laboratoriumnya.

Selain itu, Dinkes juga sedang melakukan tracing kepada orang-orang yang ditengarai berhubungan dengan ketiganya.Dari sebaran data per, Kamis (3/2) lalu, ada penambahan 39 kasus Covid-19 baru.

Sehingga saat ini total kasusnya sudah 13.591. Pasien yang sembuh 12.664 orang, dan korban meninggal dunia mencapai 816.

Saat ini, ada 14 pasien yang sedang menjalani perawatan di beberapa rumah sakit, sementara 97 lainnya malakukan isolasi mandiri

Sebelumnya Bupati Tegal, Umi Azizah mengatakan, tren Covid-19 di Kabupaten Tegal saat ini kembali meningkat. Tercatat, sudah ada 53 orang yang terpapar virus tersebut.

Bahkan, dua orang diantaranya sedang hamil. Terpaksa mereka dirawat di rumah sakit. "Total pasien yang dirawat di rumah sakit lima orang, termasuk yang sedang hamil. Sedangkan sisanya, menjalani isoman (isolasi mandiri)," ujarnya.

Warga yang terpapar covid-19 varian Delta dan Omicron itu, mayoritas pelaku perjalanan. Mereka dari luar kota dan datang ke Kabupaten Tegal. Setelah dinyatakan positif covid-19, papar Umi, petugas kesehatan melakukan tracing kepada kontak erat. Hasilnya, ada beberapa warga yang terpapar.

Kendati kasus Covid-19 bertambah, namun untuk tempat wisata dan pendidikan tidak ditutup. Tempat wisata tetap dibuka dengan menerapkan prokes dan maksimal pengunjung sebanyak 75 persen.

Begitu pula dengan pembelajaran tatap muka (PTM), masih menggunakan aturan yang lama. "Tempat wisata dan sekolah tetap buka, yang penting jangan sampai 100 persen," ucapnya.

Umi mengimbau, untuk pencegahan penyebaran Covid-19, warga harus segera melakukan vaksinasi. Bagi yang sudah vaksin dosis pertama dan kedua, harus dilanjutkan vaksin ketiga atau booster. (guh/zul)

Original Source

Topik Menarik