Loading...
Loading…
Gareth Bale, Inilah Momen Tepat Tinggalkan Real Madrid

Gareth Bale, Inilah Momen Tepat Tinggalkan Real Madrid

Nasional | republika | Selasa, 01 Februari 2022 - 10:52
Gareth Bale (Twitter/@GarethBale11)
Gareth Bale (Twitter/@GarethBale11)

Sebuah pesan datang dari Cardiff untuk Gareth Bale. Itu pesan tulus dari keluarga serta teman dekat, sekaligus pesan agar Bale angkat kaki meninggalkan Real Madrid.

Masa kontrak Bale bersama Real Madrid akan berakhir pada pertengahan tahun ini. Namun kehadiran Carlo Ancelotti sebagai pelatih, menghidupkan kembali harapan baru bagi Bale untuk tetap bertahan di Santiago Bernabeu.

Bale nyaris putus asa ketika Real Madrid ditangani Zinedine Zidane. Bersama pelatih asal Prancis itu, Bale hanya tampil 20 kali dengan hanya mencetak 3 gol pada musim 2019-2020.

Pada Juli 2019, Zidane sempat membocorkan bahwa Bale akan segera angkat kaki dari Real Madrid. Namun, Real Madrid secara sepihak tiba-tiba membatalkan rencana kepergian Bale untuk bergabung bersama klub China Jiangsu Suning. Bale justru dipinjamkan ke Tottenham Hotspur dan mampu bersinar bersama mantan klubnya itu dengan mencetak 16 gol dari 34 penampilan.

Sepulang dari masa peminjaman di Spurs, kini ada momen dimana Bale memiliki kesempatan membantu Real Madrid memenangkan pertandingan. Bersama Ancelotti, ada hubungan saling hormat antara dirinya dengan pelatih asal Italia tersebut.

Seperti dikutip dari Marca , pihak keluarga dan teman dekat menilai situasi bagus tersebut menjadi momen yang tepat bagi Bale untuk pergi meninggalkan Real Madrid. Hubungan inilah yang membuka pintu bagi Bale untuk meninggalkan klub dengan cara yang benar, sebut laporan Marca . Sebagai pemain yang datang dari luar negeri dan memenangkan empat Liga Champions, empat Piala Dunia Antarklub, tiga Piala Super UEFA, dua gelar LaLiga Spanyol, tiga Copa gelar del Rey dan tiga gelar Supercopa de Espana.

Pesan tulus dari keluarga dan teman-temannya itu meminta Bale meninggalkan Real Madrid, tetapi winger berusia 32 tahun itu harus melakukannya dengan caranya sendiri. Bukan lewat pintu belakang yang memalukan, sebutnya.

Keluarga Bale di Cardiff merasa bahwa sang pemain tidak bisa begitu saja meninggalkan Madrid secara diam-diam, seolah-olah dia hanyalah pemain biasa. Tetapi, Bale harus pergi dengan kepala tegak sebagai pemain yang meraih segalanya bersama raksasa Spanyol tersebut.

Bale punya kesempatan menjadi pahlawan di musim terakhirnya bersama Real Madrid. Pada 3 Februari 2020 mendatang, Los Merengues akan menghadapi Athletic Bilbao di babak perempat final Copa del Rey.

Bale berpeluang tampil menghadapi Athletic Bilbao, terlebih Vinicius Jr dan Rodrygo akan absen karena memperkuat Timnas Brasil di kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Amerika Latin. Peluang Bale semakin besar karena Eden Hazard dan Marco Asensio juga bakal absen karena cedera.

Bale juga punya kesempatan membawa Real Madrid meraih titel juara Liga Champions musim ini. Jika semua kesempatan tersebut bisa dimaksimalkannya, Bale bisa meninggalkan Real Madrid dengan menaruh nama harumnya.

Original Source

Topik Menarik

{