Loading...
Loading…
Ingin Tetap Segar Di Masa Tua, 7 Olahraga Ini Aman Bagi Lansia

Ingin Tetap Segar Di Masa Tua, 7 Olahraga Ini Aman Bagi Lansia

Nasional | rm.id | Sabtu, 29 Januari 2022 - 12:35

Secara alamiah, tubuh akan mengalami penuaan sehingga bentuk fisik dan fungsi tubuh yang mulai menurun. Seiring bertambahnya usia, orang-orang mulai lebih sadar risiko cedera ketika melakukan olahraga.

Jadi, apa jenis olahraga yang terbaik agar lansia tetap sehat, bugar dan bahagia?

Ada berbagai pilihan tentunya. Tetapi pada akhirnya, itu tergantung pada individu dan tujuan pribadi. Melansir dari Irt.org.au pada Jumat (28/1), Departemen Kesehatan Federal (The Federal Department of Health) merekomendasikan kombinasi empat kegiatan utama untuk membantu para lansia tetap sehat:

1. Aktivitas sedang untuk jantung, paru-paru, dan pembuluh darah.

2. Aktivitas kekuatan untuk membantu menjaga kekuatan tulang.

3. Aktivitas fleksibilitas untuk membantu Anda bergerak lebih mudah.

4. Aktivitas menyeimbangkan untuk meningkatkan keseimbangan dan membantu mencegah jatuh.

Namun, alangkah baiknya semua ini tetap dikonsultasikan dengan dokter.

Berikut 10 olahraga yang mungkin membuat anda happy (bahagia)

1. Berjalan Berjalan-jalan adalah olahraga yang bagus untuk membantu membangun kesehatan tulang dan juga baik untuk jantung. Para lansia dapat melakukannya untuk 30 menit sehari dan setidaknya empat hari per minggu. Jika khawatir cidera di jalur jalan yang tidak rata atau rusak, maka treadmill adalah pilihannya.

Baca Juga :
Melanie Putria Seimbangkan Investasi Kesehatan dan Keuangan

2. Berenang akan mengurangi dampak pada persendian Anda. Oleh karena itu, berenang menjadikan pilihan populer bagi orang yang menderita radang sendi. Selain itu, berenang dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung dan kekuatan otot serta memperkuat ligamen dan urat.

Jika ingin meningkatkan intensitas, maka bisa memakai sirip atau menggunakan pemberat kaki saat berenang karena akan menambah daya tahan dan membuat otot bekerja lebih keras.

3. Tai Chi adalah aktivitas berisiko rendah dan melibatkan gerakan lembut. Tidak diperlukan peralatan mewah, jadi mudah untuk melakukan.

Tai Chi dapat membantu otot-otot lebih rileks, lalu persendian tidak sepenuhnya terentang atau tertekuk, dan jaringan ikat tidak meregang. Ini berarti meningkatkan fleksibilitas dan kekuatan otot tanpa terlalu membebani tubuh.

Selain itu, Tai Chi juga dapat membantu meningkatkan keseimbangan Anda yang mengurangi risiko jatuh.

Baca Juga :
Merapat Moms! 6 Tips Kesehatan dan Kecantikan bagi Wanita di Usia Senja

4. Yoga Yoga tidak hanya meningkatkan kesehatan fisik Anda, tetapi juga membantu mengurangi stres karena sifat meditasi yang menenangkan.

5. Berdansa atau menari adalah salah satu cara yang paling menyenangkan untuk mendapatkan latihan seluruh tubuh. Ini dapat meningkatkan energi, mengurangi risiko penyakit jantung, meningkatkan memori dan suasana hati, dan meningkatkan keseimbangan Anda.

Jika keseimbangan dan kemampuan terbatas, dapat mencoba tarian kursi yang merupakan latihan duduk atau tarian garis yang mengurangi dampak dan tekanan pada persendian Anda.

6. Tenis bermanfaat bagi koordinasi tangan-mata, kekuatan tulang, dan keseimbangan. Berlari ke arah yang berbeda, memindahkan berat badan dari satu kaki ke kaki lainnya dan mengayunkan raket dengan tangan akan memberikan latihan yang bagus untuk seluruh tubuh.

Tenis biasanya lebih cepat daripada olahraga lain, jadi penting untuk berhati-hati ketika bermain.

7.Golf adalah latihan yang bagus untuk menggerakkan persendian orang tua karena gerakan yang terlibat saat mengayunkan stik dalam berbagai gerakan.

Bermain golf juga membuat sirkulasi darah berjalan yang mendorong jantung bekerja lebih efisien dan membantu membangun otot-ototnya.

Selain itu, dalam aspek sosial dan konsentrasi yang terlibat dalam permainan juga membantu meningkatkan fokus dan kesejahteraan mental secara keseluruhan.

7. Sepak Bola Jalan Kaki (Walking Soccer) adalah cara yang bagus untuk bergabung dalam olahraga tim sambil meminimalkan tekanan pada persendian dan risiko cedera.

Olahraga berisiko rendah dapat membantu mengurangi risiko penyakit kardiovaskular, menurunkan tekanan darah, dan meningkatkan mobilitas. Selain itu, komponen kerja tim akan menghasilkan aktivitas sosial yang hebat.[ MEL ]

Original Source

Topik Menarik