Loading...
Loading…
Inilah 5 Fakta Hewan Kecil Laut iyang Sangat Mematikan

Inilah 5 Fakta Hewan Kecil Laut iyang Sangat Mematikan

Nasional | riau24.com | Kamis, 27 Januari 2022 - 11:28

RIAU24.COM- 1. Merupakan salah satu spesies ubur-ubur kotak.Ubur-ubur kotak (Cubozoa) sudah dikenali masyarakat luas sebagai salah satu makhluk laut yang paling mematikan. Nah, Kidadl dan The Guardian menjelaskan bahwa ubur- ubur Irukandji merupakan salah satu spesies Cubozoa. Saat ini, terdapat sekitar 16 spesies ubur-ubur Irukandji. Carukia barnesi, Malo maxima, Malo filipina, Malo kingi, dan Malo bella adalah spesies yang paling dikenal.

2. Ukuran tubuhnya sangat kecil!Ubur-ubur dengan nama ilmiah Carukia barnesi ini memiliki ukuran yang sangat kecil. Menurut Australian Museum, diameter tubuhnya yang seperti payung (disebut bell) berukuran 1-2 sentimeter. Panjang tentakel ubur-ubur Irukandji ini dapat mencapai 1 meter. Keseluruhan tubuh ubur-ubur Irukandji tembus pandang dan mempunyai kapsul penyengat atau disebut juga nematosis.

3. Ditemukan di berbagai daerah seperti Australia dan Indonesia.Mengutip Barrier Reef Australia, ubur-ubur Irukandji tidak hanya ditemukan di Australia saja, tetapi juga Indonesia (tepatnya di Bali), Thailand, Filipina, dan negara-negara Asia Tenggara lainnya. Makhluk laut ini juga pernah ditemukan di Karibia, Hawaii, Afrika Selatan, dan Britania Raya. Mereka lebih menyukai cuaca yang hangat dan biasanya ditemukan di perairan pantai juga area terumbu karang.

zxc1

4. Sengatannya menyebabkan \'Sindrom Irukandji\'.Barrier Reef Australia menjelaskan bahwa simtom yang disebut \'Sindrom Irukandji\' ini terasa 5-45 menit setelah sengatan terjadi. Simtomnya adalah sakit punggung, sakit kepala, nyeri seluruh tubuh, kram otot, mual, muntah, dan kesulitan bernapas.Dilansir Australian Geographic, simtom juga berpotensi mencakup ketidaksadaran dengan gagal napas atau gagal jantung, meskipun gagal jantung jarang terjadi.

5. Seorang ahli racun membiarkan dirinya disengat ubur-ubur Irukandji.Berdasarkan informasi laman Australian Dictionary of Biography, ternyata Jack Barnes menangkap ubur-ubur tersebut dan secara sengaja membiarkan ubur-ubur menyengat dirinya, anaknya, dan seorang penjaga pantai. Hal ini dilakukan Jack Barnes untuk mencari tahu apa yang menyebabkan \'Sindrom Irukandji\'. Ketiganya menderita sebelum akhirnya -

Postingan di sosial media Instgram yang menjelaskan mengnenai hewan kecil laut yang mematikan oleh perempuan pada zaman Genghis Khan ini dibagikan melalui akun sosial media Instagram milik @top5_id (24/01/2022). Setidaknya postingan tersebut telah mendapatkan sebanyak kurang lebih Seribu tanda suka

Original Source

Topik Menarik