Loading...
Loading…
Pinjol Ilegal di PIK Operasikan 14 Aplikasi, Pekerjakan Anak di Bawah Umur

Pinjol Ilegal di PIK Operasikan 14 Aplikasi, Pekerjakan Anak di Bawah Umur

Nasional | limapagi.id | Kamis, 27 Januari 2022 - 06:15

LIMAPAGI - Polda Metro Jaya menggerebek kantor pinjaman online (pinjol) ilegal di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Penjaringan, Jakarta Utara pada Rabu malam, 26 Januari 2022.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan mengatakan, pihaknya menangkap 99 orang yang terdiri dari satu manajer dan 98 orang karyawan.

"Mereka ini semua mengoperasionalkan 14 aplikasi pinjol ilegal," ungkap Zulpan di lokasi.

Zulpan kemudian mencontohkan sejumlah nama aplikasi pinjol ilegal tersebut seperti Dana Aman, Uang Rodi, Pinjaman Terjamin, Go Kredit, Dana Induk, dan Dana Online .

Zulpan berujar, perusahaan pinjol ilegal tersebut juga menagih nasabahnya dengan cara-cara yang tidak tepat.

"Di antaranya adalah pengancaman, kemudian mengunggah hal-hal yang bisa menurunkan harkat martabat derajat dari peminjam dan sebagainya," bebernya.

Zulpan menyampaikan, penggerebekan itu dilakukan pada pukul 19.05 WIB oleh tim Subdit Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya.

Dia menjelaskan, 99 karyawan itu terbagi dalam dua tim. Pertama, 48 orang sebagai tim pengingat bagi nasabah yang pinjamannya akan jatuh tempo. Kedua, 50 orang sebagai pengingat atas keterlambatan para peminjam.

Dilansir dari Antara , pinjol ilegal yang berkantor di Ruko Palladium, PIK, Jakarta Utara, tersebut bisa memberikan pinjaman hingga Rp10 juta.

"Karena kegiatan pinjol ini mereka memiliki batasan pinjaman. Batasan terendah adalah Rp1,2 juta, kemudian batasan tertinggi adalah Rp10 juta," ujarnya.

Mantan Kabid Humas Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) ini melanjutkan, pinjol ilegal tersebut mempekerjakan anak di bawah umur.

"Di sini kita lihat banyak yang bekerja adalah anak-anak di bawah umur dan ini mereka memiliki kekurangan pengetahuan terkait dengan kegiatan yang dilaksanakan secara ilegal ini," ucapnya.

Dia pun mengimbau, para orang tua harus meningkatkan pengawasan kepada anak-anaknya.

"Kami mengimbau kepada para orang tua untuk meningkatkan pengawasan kepada anak-anaknya agar tidak tersandung persoalan hukum," kata dia.

Alasan polisi menggerebek kantor pinjol itu, kata Zulpan, lantaran operasional pinjol tersebut tak mengantongi izin dan melanggar hukum.

"Pertama adalah UU ITE, kedua adalah UU perlindungan konsumen Nomor 8 Tahun 1999 khususnya Pasal 62. Di mana para pelaku pinjol ilegal bisa dipidana dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara," tuturnya.

Original Source

Topik Menarik

{