Sholat Jumat Boleh Digelar di Kota Ini, tapi Jamaah Harus Whudu di Rumah

okezone | Nasional | Published at 29/05/2020 00:04
Sholat Jumat Boleh Digelar di Kota Ini, tapi Jamaah Harus Whudu di Rumah

BUKITTINGGI – Umat Muslim di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, sudah bisa menggelar Sholat Jumat hari ini, (29/9/2020). Pasalnya, pemerintah setempat sudah membuka semua masjid sehingga ibadah berjamaah bisa digelar.

Hanya saja pelaksanaan ibadah yang melibatkan orang seperti Sholat Jumat mesti menerapkan protokol kesehatan secara disiplin guna mencegah virus corona (Covid-19).

Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias menegaskan bagi warga yang akan beraktivitas di masjid agar tetap memakai masker, baik saat di luar maupun di dalam masjid. Selain itu, jamaah juga diwajibkan membawa sajadah sendiri, berwudhu dari rumah, dan menjaga jarak di dalam masjid.

“Sementara bagi petugas masjid, sirkulasi udara harus lancar, mimbar digeser ke belakang, dan mempersingkat khotbah. Bagi ustadz sendiri diharapkan juga memakai masker saat memberikan ceramah,” ujarnya.

Sebelumnya, Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam fatwanya menyatakan laki-laki Muslim yang berada di zona merah Covid-19 boleh meninggalkan Sholat Jumat dan menggantinya dengan Sholat Dzuhur.

Namun, jika wilayah itu sudah diyakini aman dari virus tersebut maka hukum Sholat Jumat jadi wajib bagi laki-laki Muslim yang baligh.

"Kalau daerahnya sudah terkendali, artinya tak ada lagi udzur syar'i yang menggugurkan kewajiban Jumatan. Jika kondisi faktualnya seperti itu (kasus Covid-19 terkendali) maka umat Islam yang tinggal di kawasan itu wajib menunaikan Sholat Jumat," ucap Sekretaris Komisi Fatwa MUI Asrorun Niam Sholeh kepada Okezone, Kamis (28/5/2020).

Artikel Asli