Loading...
Loading…
Vaksin Booster Disebut Mampu Turunkan Risiko Masuk RS akibat Omicron

Vaksin Booster Disebut Mampu Turunkan Risiko Masuk RS akibat Omicron

Nasional | inewsid | Senin, 17 Januari 2022 - 13:58

JAKARTA, iNews.id - Mantan Direktur World Health Organization (WHO) Asia Tenggara, Tjandra Yoga Aditama mengatakan risiko masuk rumah sakit (RS) akibat Covid-19 varian Omicron bisa diturunkan dengan suntik vaksin booster. Risiko tersebut bahkan bisa diturunkan hingga 81 persen.

Tjandra mengungkapkan dari sebuah penelitian UK Health Security Agency, dua minggu sesudah pemberian booster maka level proteksi akan naik sampai 93,1 persen pada mereka yang vaksin primernya AstraZeneca. Dan naik menjadi 94 persen pada yang vaksin primernya Pfizer.

Risiko masuk rumah sakit akibat infeksi Omicron turun 65 persen pada mereka yang sudah divaksin dua kali dan turun 81 persen pada yang sudah divaksin tiga kali, katanya di Jakarta, Senin (17/1/2022)

Sementara itu, Tjandra mengungkapkan penelitian lain dari Skotlandia. Penelitian itu menyebut mereka yang sudah mendapat vaksinasi dosis ke tiga atau booster punya risiko 57 persen lebih rendah untuk menunjukkan gejala-gejala sesudah terinfeksi Omicron.

Tjandra pun menjelaskan tujuan vaksinasi tambahan yaitu meningkatkan respons imun sehingga dapat memberi perlindungan memadai terhadap penyakit. Vaksinasi booster, kata Tjandra diberikan pada mereka yang sudah selesai mendapatkan vaksinasi Covid-19 primer di mana dalam perjalanan waktu ternyata imunitas dan perlindungan kliniknya menjadi berkurang dan menjadi tidak sesuai dengan yang dibutuhkan.

Baca Juga :
Sinovac Kembali Lanjutkan Uji Klinis Vaksin Covid-19 di Brasil

Booster bertujuan mengembalikan efektivitas vaksin sehingga membaik kembali, katanya.

Terakhir, Tjandra mengatakan hingga kini sudah ada 126 negara yang merekomendasikan vaksin booster.

Sampai akhir 2021 WHO mencatat setidaknya ada 126 negara di dunia yang sudah memberi rekomendasi untuk vaksin booster atau tambahan, dan lebih dari 120 negara yang sudah mulai mengimplementasikannya, kata Tjandra.

Original Source

Topik Menarik

{
{
{