Indonesia Terancam Kehilangan Hak Menjadi Tuan Rumah

Nasional | jawapos | Published at Sabtu, 15 Januari 2022 - 17:30
Indonesia Terancam Kehilangan Hak Menjadi Tuan Rumah

JawaPos.com- Indonesia terancam gagal menjadi tuan rumah Grup II Piala Davis 2022 menghadapi Venezuela. Komite Piala Davis menilai bahwa aturan karantina untuk perjalanan dari luar negeri yang ditetapkan Indonesia sangat memberatkan.

"Kami masih ada lima hari untuk mengupayakan. Isu tetap di jangka waktu karantina," ujar Sekjen PP Pelti Lani Sardadi dikutip dari Antara.

Surat yang ditujukan kepada Lani ditandatangani oleh Direktor Operasional Acara Utama Piala Davis, Justine Albert. Inti surat itu adalah penekanan soal aturan karantina tujuh atau sepuluh hari. Dan itu, Albert nilai terlalu lama. Di sisi lain, PP Pelti tidak yakin bisa mendapatkan keringanan.

Mengingat bahwa kita sekarang tujuh minggu dari pertandingan, panitia merasa tidak bisa menunggu lebih lama lagi untuk mengambil keputusan. Sebab, para pemain perlu merencanakan jadwal mereka. Dan jika pertandingan tidak dapat berlangsung di Indonesia, diperlukan waktu untuk perencanaan operasional, begitu bunyi surat tersebut.

Berdasarkan peraturan 28.2.5.1, Indonesia dapat memilih untuk bermain di tempat netral. Komite Piala Davis memberikan batas waktu bagi Indonesia hingga 19 Januari untuk mengambil keputusan. Lantas keputusan tersebut diserahkan kepada Federasi Tenis Internasional (ITF).

Jika permohonan untuk bermain di tempat netral diterima, Indonesia akan dianggap sebagai negara asal untuk tujuan pelaksanaan dan pengaturan keuangan pertandingan, lanjut surat tersebut.

Hal ini berarti bahwa saat kedua negara bertemu lagi di Piala Davis, maka pilihan tempat pertandingan berada di tangan Venezuela.

Indonesia dan Venezuela bakal melakoni laga hidup-mati dalam duel playoff Grup Dunia II Piala Davis 2022. Laga ini direncanakan berlangsung di Stadion Tenis Gelora Bung Karno Jakarta pada 4 dan 5 Maret 2022.

Pertandingan tersebut menjadi penentu skuad Merah Putih bertahan di World Group ll atau terdegradasi ke Grup III.

Laga Indonesia melawan Venezuela bakal menjadi pertemuan pertama kedua tim dalam sejarah mereka di ajang turnamen tenis beregu putra paling bergensi di dunia tersebut.

Artikel Asli