Video Pria Buang Sesajen di Lokasi Erupsi Gunung Semeru Viral, Warga Tak Terima

Nasional | radartegal | Published at Minggu, 09 Januari 2022 - 19:37
Video Pria Buang Sesajen di Lokasi Erupsi Gunung Semeru Viral, Warga Tak Terima

Tindakan pria yang membuang sesajen di lokasi erupsi Gunung Semeru rupanya telah memancing kemarahan masyarakat setempat.

Disebutkan bahwa masyarakat tidak terima dengan pria yang membuang sesajen dan videonya viral di media sosial. Saat ini, warga tengah memburu pria dalam video tersebut.

Dikutip dari Pojoksatu, warga tidak terima dan memburu pria yang membuang sesajen di lokasi erupsi Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur.

Pasalnya, selama ini, di daerah tersebut sebelumnya tidak pernah ada masalah terkait kebudayaan dan adat yang selama ini dianut warga setempat.

Dalam unggahan @Setiawan3833, terdapat dua video yang menunjukkan pria buang sesajen di lokasi bencana erupsi Gunung Semeru.

Di video pertama, terlihat seorang pria berjambang dan mengenakan penutup kepala hitam berjalan di atas lokasi lahar dingin.

Awalnya, pria itu berkacak pinggang membelakangi kamera.

Mana? tanya pria tersebut diduga merujuk pada sesajen yang ditaruh warga di lokasi tersebut.

Video dilanjutkan dengan ketika pria yang mengenakan gamis abu-abu dan jaket hitam tanpa lengan itu menunjuk sebuah sesajen.

Ini yang membuat murka Allah, kata pria itu.

Menurutnya, tidak banyak masyarakat yang menyadari bahwa sesajen itu lah yang sejatinya memicu kemarahan Allah.

Jarang sekali disadari, bahwa inilah yang mengundang murka Allah. Hingga Allah menurunkan azabnya, ucapnya.

Selanjutnya, pria itu langsung membungkuk dan membuang sesajen tersebut.

Allahu Akbar! kata pria sembari membuang dan menendang sesajen itu dan disahuti perekam video.

Takbir! yang kemudian dibalas perekam video Allahu Akbar.

Sedangkan di video kedua, terlihat pria perekam video menemjukan sesajen di sebuah tugu menyerupai tempat persembahyangan agama Hindu.

Sama halnya dengan video yang pertama, sebelum membuang sesajen, pria itu memekikkan takbir.

Pemilik akun @Setiawan3833 mengungkap, bahwa sesajen yang dibuang pria berjambang itu adalah bagian dari budaya dan adat serta tradisi desa setempat.

Janganlah berlaku sombong dengan tidak menghormati kearifan lokal, adat dan budaya lainnya. Kejadian di Sumbersari, Lumajang, tulisnya, Minggu (9/1).

Dijelaskan bahwa sesajen itu merupakan bagian dari sedekah desa dan ruwatan yang sebelumnya digelar desa setempat.

Masyarakat Sumbersari, Lumajang habis mengadakan acara sedekah desa dan ruwatan untuk memohon keselamatan dari bencana tapi diperlakukan seperti ini, jelasnya.

Dijelaskan pula bahwa masyarakat di sana heterogen, bukan hanya Islam saja.

Masyarakat Lumajang masih heterogen. Banyak penganut kepercayaan. Bahkan di Sumbersari Pronojiwo banyak penganut Hindu, sambung @Setiawan3833.

Sampai pagi ini pihak Kepolisian dan berbagai elemen masyarakat masih mencari pelaku yang tidak menghormati kearifan lokal dan kepercayaan masyarakat di Supiturang, Pronojiwo Lumajang, tandasnya. (ruh/pojoksatu/ima)

Artikel Asli