Keroyok Satu Keluarga di Cipinang, Satpam Perumahan Diamankan

Nasional | inewsid | Published at Minggu, 09 Januari 2022 - 19:10
Keroyok Satu Keluarga di Cipinang, Satpam Perumahan Diamankan

JAKARTA,iNews.id - Satu orang pelaku pengeroyokan keluarga di Cipinang Melayu, Jakarta Timur, kembali diamankan oleh pihak kepolisian. Pelaku berinisial VG tersebut diketahui bekerja sebagai security outsourcing.

Kanit Reskrim Polsek Makassar Iptu Zen menyampaikan VG ditangkap pada Sabtu (8/1/2022) malam pukul 21.00 WIB. VG ditangkap saat ditemui pihak kepolisian di pos penjagaan Jalan Inspeksi Tarum Barat, Kel Cipinang Melayu, Kec Makasar, Jakarta Timur.

"Iya ditangkap hari Sabtu jam 21.00 WIB bekerja sebagai security outsourcing. Tapi pas dipos, liat kehadiran kita (langsung) kabur itu, ya kita amankan," ujar Zen saat dihubungi MNC Portal, Minggu (9/1/2022).

Iptu Zen mengatakan VG ditangkap berdasarkan petunjuk dari tiga pelaku yang yang telah di sebelumnya. Selain itu juga berdasarkan keterangan dari saksi dan korban.

"Yang jelas dia ikut memukul, masalah pelipis apanya masih dalam pemeriksaan dalam pemeriksaan. Besok kita melakukan pengembangan," ujarnya.

VG pun menambah jumlah pelaku yang tertangkap oleh pihak kepolisian. Dari tujuh orang pelaku, masih ada tiga yang berada dalam tahap pengejaran.

Diketahui, Jajaran Unit Reskrim Polsek Makasar menangkap tiga pelaku pengeroyokan dan perampokan satu keluarga warga RW 03, Kelurahan Cipinang Melayu, Sabtu (1/1/2022).

Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Budi Sartono mengatakan, ketiga pelaku yang diringkus masing-masing AE (53), VO (23), dan AA (20). Mereka diringkus jajaran Unit Reskrim Polsek Makasar di wilayah Kelurahan Cipinang Melayu pada Selasa 4 Januari 2021 atau kurang dari 24 jam sejak korban membuat laporan.

AE dan VO merupakan ayah dan anak yang turut mengeroyok dan merampas harta korbannya.

"Anggota Polsek Makasar berhasil menangkap para pelaku. Memang masih ada yang DPO, tapi inilah kunci-kuncinya (pelaku utama) yang kita tangkap," kata Budi di Jakarta Timur, Kamis (6/1/2022).

Ketiga pelaku yang mendekam di sel tahanan Mapolsek Makasar dijerat pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan, 365 KUHP tentang Pencurian Disertai Kekerasan, dan 351 KUHP tentang Penganiayaan Berat dengan ancaman hukuman pidana selama 12 tahun penjara, tujuh tahun penjara dan lima tahun penjara.

Artikel Asli