Tol Palembang-Lampung Rawan Timbulkan Korban Nyawa, Warga: Mending Lewat Lintas Timur!

Nasional | fornews.co | Published at Minggu, 09 Januari 2022 - 12:45
Tol Palembang-Lampung Rawan Timbulkan Korban Nyawa, Warga: Mending Lewat Lintas Timur!

PALEMBANG, fornews.co Tewasnya mahasiswi Khairunisa (21) di jalan Tol Palembang-Lampung (Tol Trans Sumatera Palembang-Kayu Agung), Sabtu (8/1/2022) kemarin, menambah deretan korban jalan berbayar yang selama ini dikomplain pengguna jalan.

Sebenarnya kerusakan pada ruas jalan tol Palembang-Lampung dan sebaliknya itu sudah cukup lama dipermasalahkan pengguna jasa jalan berbayar tersebut. Hanya saja, pihak pengelola bukan memberi respon cepat dengan memperbaiki jalan, tapi justru memberikan jawaban yang tak memuaskan.

Tak sedikit warga Palembang yang kesal karena kendaraan pribadi mereka banyak yang rusak akibat kondisi jalan tol yang berlubang tersebut. Seperti diutarakan Tomi (45), warga Palembang, yang menyebut banyaknya lubang yang ada di ruas tol Lampung-Palembang, membuat dia sangat berhati-hati.

Kan jalan tol itu bebas hambatan dan mulus, tetapi ini (jalan tol Lampung-Palembang) beda banget. Saya harus hati-hati, kalau nggak bisa ditumbur kendaraan yang ada di belakang, ujar dia.

Tomi mengungkapkan, bukan saja soal lubang, namun lampu penerangan sepanjang jalan tol juga banyak yang tidak hidup. Kondisi ini sangat mengganggu para pengguna jasa jalan tol.

Ya masyarakat kan bayar untuk kenyamanan, justru masyarakat yang ikut aturan. Sekarang kita tanya juga yang punya jalan ini. Kalau begini terus, lebih baik lewat jalan Lintas Timur, gratis dan aman, keluhnya.

Sudah bayar, tapi rawan kecelakaan. Coba lihat lagi sudah berapa korban nyawa yang melayang saat melewati tol Palembang-Lampung ini. Kurang apa lagi keluhan pengguna jalan tol ini, tegas dia.

Warga Palembang lainnya, Agus (43), yang setiap akhir pekan memakai jasa jalan berbayar itu tak pernah berhenti mengeluhkan kondisi jalan tol tersebut.

Saya tiap akhir pekan ke Lampung dan balik lagi ke Palembang. khususnya dari Lampung menuju ke Palembang, di Kawasan Mesuji, itu sudah masuk jalan berlubang, ya seperti jalan biasa, ujar dia.

Saya juga bingung, kalau di Pulau Jawa kok bisa bagus dan mulus ya, beda dengan disini. Lubang yang ada di jalan tol (Lampung-Palembang) itu bukan sedikit, tapi hampir di sepanjang jalan, timpal dia lagi.

Sementara dalam keterangan pers PT Waskita Sriwijaya Tol, Direktur Utama PT Waskita Sriwijaya Tol, Herwidiaktomenjelaskan, lokasi kejadian saat inikembali dapat dilalui kendaraan secara normal sejak tanggal 7 Januari 2022 pukul 18.50 WIB.

Kemudian, saat memasuki musim penghujan, PT Waskita Sriwijaya Tol telah melakukan upaya peningkatan monitor dan pemeriksaan kondisi ruas tol Kapal Betung dengan melakukan peningkatan patrol, serta melakukan upaya perbaikan secara optimal jika terdapat kerusakan di badan jalan tol.

Kami akan melakukan beberapa rencana aksi, di antaranya peningkatan patrol di sepanjang ruas tol Kapal Betung, dan penambahan rambu-rambu di sepanjang ruas untuk memberikan informasi yang secepatnya kepada para pengguna jalan tol. Selain itu, kami juga mulai melakukan penutupan lubang pada badan jalan yang rusak dengan aspal khusus yang reaksinya cepat, sehingga dapat segera dilalui oleh kendaraan,jelas dia.

Septiawan Andri Purwanto, Direktur Utama PT Waskita Toll Road melanjutkanpihaknya secepatnya mengerahkan tim perbaikan yang lebih banyak. Selain itu, patroli24 jam dengan intensitas yang lebih tinggiakan dilakukan.

Agarlebih cepat mengetahui kerusakan yang terjadi, agar dapat segera melakukan antisipasi perbaikan dengan cepat dan akurat di sepanjang ruas tol. Perbaikan yang dilakukan tidak hanya cepat, namun kualitas perbaikannya juga baik dan tahan lama. Monitoring kondisi jalan akan terus dilakukan sampaikonsolidasi tanah settlement yang terjadi memasuki fase stabil,tandas dia. (aha)

Artikel Asli