Tiap Akhir Pekan, Masyarakat Kota Malang Bisa Nikmati Live Musik di Sepanjang Koridor Kayutangan

Nasional | jatimtimes.com | Published at Minggu, 09 Januari 2022 - 17:10
Tiap Akhir Pekan, Masyarakat Kota Malang Bisa Nikmati Live Musik di Sepanjang Koridor Kayutangan

JATIMTIMES - Setiap akhir pekan, tepatnya di kawasan Kayutangan, warga Kota Malang bakal disuguhi pertunjukan musik yang epic. Bagi pecinta musik di Kota Malang, hal ini kiranya menjadi hal yang membahagiakan.

Pagelaran ini dihadirkan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, seiring dengan penataan destinasi wisata Kayutangan Heritage yang terus berproses. Suguhan ini, nantinya yang akan terus digeliatkan oleh Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang berkolaborasi dengan sejumlah komunitas di Kota Malang untuk menggelar Seni Musik dan Pertunjukan di sepanjang koridor Kayutangan.

Wali Kota Malang, Sutiaji menyatakan, seiring dengan berlanjutnya proses penataan kawasan, upaya aktivasi ini memang akan ditingkatkan di kawasan Kayutangan Heritage pada tahun 2022 ini. Serangkaian event-event ini dihadirkan, selain memberikan pertunjukan bagi wisatawan juga memberi wadah bagi para pelaku industri kreatif di Kota Malang untuk pamer kebolehannya.

Kita sudah siapkan serangkaian event di Kayutangan. Harapannya, ini bisa memberi ruang berkarya bagi komunitas dan talenta kreatif, ujarnya.

Sementara itu, Kepala Disporapar Kota Malang, Ida Ayu Made Wahyuni mengungkapkan, di awal tahun ini sebagai uji coba pagelaran tersebut. Pihaknya juga siap menggandeng sejumlah komunitas seperti Dewan Kesenian Malang (DKM), Musik Malang Bersatu (MMB), dan Komite Kebudayaan Kota Malang (K3M).

Adapun, pertunjukan seni musik pertama yang digelar kemarin (Sabtu, 8/1/2022) menghadirkan Bata Putih, Daun, Kirana Band dan Sapoe Angin Percussion. Mereka menghadirkan nuansa baru yang bisa dinikmati pengunjung di sepanjang koridor Jalan Basuki Rahmat.

Dikatakan perempuan yang akrab disapa Dayu ini, pagelaran seni musik bisa dinikmati masyarakat setiap Sabtu dan Minggu mulai pukul 15.00 sampai dengan 20.00.

Untuk fase trial kita siapkan empat titik show, yakni di depan Signage Mayutangan, depan Gang 6, depan Gang 4 dan depan Showroom Honda, ungkapnya.

Langkah ini, dijelaskannya, untuk meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Ekraf) dalam menjadikan kawasan Kayutangan Heritage sebagai salah satu destinasi wisata di Kota Malang. Pihaknya juga akan terus melakukan evaluasi agar pagelaran seni musik ini semakin baik secara kualitas dan kuantitas.

Tak hanya itu, Disporapar Kota Malang juga membuka kesempatan bagi para pelaku ekraf yang ingin terlibat tampil setiap minggu di kawasan Kayutangan Heritage. Yakni, dengan mengirimkan profil band/ komunitas dengan syarat ber-KTP Kota Malang agar bisa dilakukan kurasi dan penjadwalan.

Ke depannya, selain pertunjukan musik juga bakal dihadirkan kegiatan-kegiatan seni budaya lainnya. Tentu saja, hal itu untuk semakin memikat pengunjung baik lokal, luar daerah, hingga luar negeri.

Di awal ini memang baru musik ya, kedepan kita harapkan jadwal dan ragam show bertambah untuk seni pertunjukan, pungkasnya.

Artikel Asli