Survei: Elektabilitas Prabowo Cenderung Turun, Ganjar dan Anies Naik

Nasional | republika | Published at Minggu, 09 Januari 2022 - 16:48
Survei: Elektabilitas Prabowo Cenderung Turun, Ganjar dan Anies Naik

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Indikator Politik Indonesia merilis hasil survei nasional terbaru terkait elektabilitas calon presiden (capres). Berdasarkan simulasi 19 nama, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto masih perkasa di puncak elektabilitas dengan 24,1 persen. Disusul dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo 20,8 persen, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan 15,1 persen.

"Tiga nama ini yang mencapai dua digit ke atas, yang lain masih satu digit," kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, secara daring, Ahad (9/1).

Namun jika dilihat trennya, elektabilitas Prabowo justru mengalami penurunan. Berdasarkan top of mind, elektabilitas Prabowo mengalami penurunan sebesar 1 persen dibanding survei yang digelar November 2021. Saat itu Prabowo memperoleh angka elektabilitas 14 persen. Sementara kini hanya berada di angka 13,1 persen.

Begitu juga dalam tren elektabilitas simulasi 3 nama. Pada November 2021 lalu, Menteri Pertahanan itu memperoleh angka elektabilitas 36,6 persen. Dalam survei Indikator terbaru Prabowo hanya di angka 35,4 persen.

Berbeda dengan tren elektabilitas Ganjar dan Anies. Keduanya justru mengalami kenaikan. Berdasarkan top of mind elektabilitas Ganjar pada bulan November lalu di angka 7,9 persen. Kini elektabilitas Ganjar di angka 8,9 persen. Sedangkan Anies pada survei yang sama kini berada di angka 7,5 persen. Pada survei sebelumnya mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu di angka 6,7 persen.

Begitu juga dalam simulasi 3 nama, Ganjar kini memperoleh angka elektabilitas 31,6 persen. November lalu Ganjar hanya 31,1 persen. Sedangkan Anies di dalam simulasi yang sama kini menperoleh angka elektabilitas 24,4 persen. Lebih tinggi dibanding November lalu yang hanya 24,3 persen.

Diketahui survei survei dilakukan 6-11 Desember 2021 menggunakan metode multistage random sampling. Adapun total sampel sebanyak 2.020 responden dengan jumlah sampel basis sebanyak 1.220 orang tersebar proporsional di 34 provinsi.

Dari sampel basis 1.220 responden memiliki toleransi kesalahan (margin of error) sekitar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Responden dilakukan dengan wawancara tatap muka.

Artikel Asli