Unesa Bentuk Tim Pengaduan, Respons Kabar Pelecehan Seksual Dosen

Nasional | jawapos | Published at Minggu, 09 Januari 2022 - 16:41
Unesa Bentuk Tim Pengaduan, Respons Kabar Pelecehan Seksual Dosen

JawaPos.com Universitas Negeri Surabaya (Unesa) membentuk layanan pengaduan pelecehan seksual. Pembentukan layanan itu untuk memberi ruang bagi mahasiswa yang mengalami pelecehan seksual.

Sebelumnya, sejak Jumat (6/1), kabar pelecehan seksual muncul di Unesa. Pelecehan seksual yang menyeret nama salah satu dosen itu, kabarnya dilakukan pada 5 korban dari berbagai jurusan dan fakultas di Unesa.

Humas Unesa Vinda Maya mengatakan, membuka layanan pengaduan sebagai ruang bagi mahasiswa untuk bersuara. Biar ketika ada mahasiswi yang mengalami hal yang sama, bisa cepat ditindaklanjuti dan disikapi, kata Vinda ketika dikonfirmasi pada Minggu (9/1).

Saat ini, Vinda memastikan, pihaknya sedang mengusut isu yang menguat di Program Studi Hukum, Fakultas Ilmu Komunikasi dan Hukum. Investigasi terus dilakukan untuk memastikan dugaan tindakan kekerasan seksual tersebut.

Ini kami menunggu hasil usut secara menyeluruh dari tim hukum. Yang jelas. Ini sedang diusut tuntas. Agar kita bisa tahu kejadian jelasnya bagaimana, lanjut Vinda.

Sebelumnya, akun Instagram @dear_unesacatcallers mengunggah kronologi pelecehan seksual yang menimpa korban A. Dosen berinisial H disebut sebagi pelakunya.

Kronologi pelecehan seksual yang terjadi disebut akun tersebut saat bimbingan skripsi, di sebuah ruangan di lantai 2 gedung K1 (eks pascasarjana). Gedung itu pada awal 2020 dipakai sebagai gedung jurusan hukum.

Bimbingan berjalan seperti biasa dengan diskusi dan tanya jawab. Tetapi nampaknya diduga H memanfaatkan situasi kelas yang sepi untuk melancarkan aksinya. H mulai mendekati korban A.

Tidak lama, H mencium A. Sejak kejadian itu, A selalu merasa ketakutan jika bimbingan skripsi. Padahal, dia harus menyelesaikan revisi skripsi sebelum tanggal terakhir SPK atau surat penetapan kelulusan.

Posisi korban, A merasa takut dan bingung. Di satu sisi dia harus segera menyelesaikan studinya. Di sisi lain, dia takut jika harus bertemu H karena khawatir akan berbuat lebih.

Vinda menegaskan, akan mengusut tuntas kasus tersebut. Ini sedang diusut tuntas. Agar kita bisa tahu kejadian jelasnya bagaimana, terang Vinda.

Artikel Asli