Sebanyak 7.005 Warga Kota Jayapura Terdampak Banjir dan Tanah Longsor

Nasional | jawapos | Published at Minggu, 09 Januari 2022 - 16:29
Sebanyak 7.005 Warga Kota Jayapura Terdampak Banjir dan Tanah Longsor

JawaPos.com Sebanyak 7.005 warga Kota Jayapura dilaporkan terdampak bencana banjir maupun tanah longsor. Ribuan warga yang terdampak itu bermukim di empat dari lima distrik yakni Distrik Jayapura Utara, Jayapura Selatan, Abepura, dan Distrik Heram.

Wakil Wali Kota Jayapura Rustan Saru yang juga menjabat Ketua Tanggap Darurat Bencana Alam Kota Jayapura, Papua, mengatakan, ribuan warga yang terdampak itu sebagian besar enggan mengungsi. Mereka memilih tetap di rumah atau ke rumah sanak keluarga.

Memang benar warga yang terdampak lebih memilih tetap di rumah masing-masing, namun ada dua lokasi yang menjadi tempat penampungan yang menampung warga yang mengungsi yakni GOR Trikora sebanyak 198 orang dan Diklat Sosial menampung 12 orang, kata Rustan Saru seperti dilansir dari Antara di Jayapura, Minggu (9/1).

Pemkot Jayapura tidak membuka dapur umum namun kepada warga tetap diberi makan nasi bungkus tiga kali sehari. Ketika ditanya tentang warga yang sakit, Rustan Saru mengaku ada 105 orang sakit dan sudah ditangani tim medis.

Sakit yang diderita warga itu di antaranya ISPA, gatal-gatal, dan darah tinggi, jelas Rustan Saru.

Dia menambahkan, bencana alam yang terjadi Jumat (7/1) dini hari, selain menyebabkan sejumlah kawasan terendam banjir juga menyebabkan tujuh orang meninggal dunia akibat tertimbun longsor. Empat orang dirawat di sejumlah rumah sakit akibat luka yang dideritanya, tambah Rustan Saru.

Sementara itu, Prajurit TNI Kodim 1701/Jayapura membantu evakuasi warga yang rumahnya terendam banjir akibat meluapnya Kali Grime dan Kali Aso di Kampung Nimbokrang, Kabupaten Jayapura, Papua, Minggu (9/1).

Komandan Kodim 1701/Jayapura Letkol Inf Richard Arnold Sangari mengungkapkan, banjir akibat intensitas hujan yang tinggi disertai angin pada awal Januari mengakibatkan beberapa wilayah Jayapura terjadi banjir dan tanah longsor. Minggu (9/1) juga terjadi banjir di Distrik Nimbokrang, Kabupaten Jayapura. Sekitar 240 rumah warga terendam, dengan ketinggian air sekitar 50 sampai 150 sentimeter, ungkap Dandim Richard Arnold Sangari.

Dia menegaskan, jajaran Koramil Nimboran membantu warga pada Minggu (9/1) karena banjir akibat meluapnyaKali Grime dan Kali Aso di kampung Nimbokrang, Distrik Nimbokrang. Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut.

Warga yang rumahnya terendam air mengungsi ke keluarga terdekat. Rumah terendam banjir kurang lebih 240 rumah, terang Richard Arnold Sangari.

Banjir di Nimbokrang juga mengakibatkan lahan pertanian terendam air. Selain itu, ternak warga diungsikan ke tempat yang tidak kena genangan air.

Saat ini, personel kami telah berada di lokasi banjir untuk mengevakuasi, memberikan bantuan makanan dan minuman, serta membantu dengan mengerahkan alat perlengkapan agar penanganan banjir lebih cepat, tutur Richard Arnold Sangari.

Artikel Asli