Curiga Anaknya Dicabuli usai Dikasih Uang Jajan Rp25 Ribu, Ibu Korban: Sudah Bolong

Nasional | radartegal | Published at Minggu, 09 Januari 2022 - 15:57
Curiga Anaknya Dicabuli usai Dikasih Uang Jajan Rp25 Ribu, Ibu Korban: Sudah Bolong

Berawal kecurigaan seorang ibu saat anaknya tiba-tiba memberikan uang Rp25 ribu kepadanya, dugaan kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur yang terjadi di Jakarta Selatan, terkuak.

Kasus ini mendapat atensi dari Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad.

Dikutip dari Fajar, ibu korban berinisial N lantas menceritakan peristiwa memilukan yang menimpa anak perempuannya itu kepada awak media.

N menerangkan, kecurigaannya muncul pada Rabu lalu. Saat itu, ia merasa aneh anaknya yang menyerahkan uang Rp25 ribu.

Merasa tidak pernah memberikan uang jajan kepada anaknya sebanyak itu, ia pun penasaran dan bertanya kepada anaknya.

''Jadi gini, hari Rabu tiba-tiba anak saya memberi saya uang Rp25 ribu. Sedangkan saya tak pernah ngasih uang sebanyak itu. Saya ngasih uang ke anak saya itu hanya Rp2 ribu, tak pernah banyak-banyak,'' ceritanya kepada wartawan, Minggu (9/1).

''Lalu anak saya bilang ini dari ayah ndut, tambahnya.

Sebagai seorang ibu, pikiran N langsung berkecamuk dan menanyakan anaknya kenapa diberikan uang Rp25 ribu oleh pelaku.

''Dari situlah saya berkesimpulan segala macam di pikiran dan hati saya, karena si pelaku tidak pernah ngasih uang ke anak saya Rp2 ribu juga. Ga pernah, jelasnya.

Saya tambah yakin anak saya diapa-apain nih. Nah, akhirnya saya ke rumahnya si pelaku menanyakan ngasih uang ya ke anak saya?, tanyanya.

Pertanyaan N lantas dijawab pelaku.

''Iya, 25 ribu, jawabnya.

N lantas menanyakan ke pelaku maksud pemberian uang Rp25 ribu itu.

Maksudnya apa ngasih uang ke anak saya?, tanyanya.

''Emangnya salah yah ngasih uang ke kamu?, jawab pelaku.

Sesaat kemudian, N mendiamkan pelaku dan pulang ke rumahnya menanyakan kembali kepada anaknya perbuatan apa yang sudah dilakukan pelaku.

''Nah saya diemin, semenjak keluar dari rumah dia pengen pulang saya yakin bahwa anak saya diapa-apain sama dia. Pas saya sampai rumah, saya tanya anak saya, anak saya menangis, menangis sekali. Takut kali dia, jelasnya.

Dan kejadian yang sangat memilukan pun ternyata benar menimpa anaknya.

Ya udah saya inisiatif, saya bilang udh dedek tiduran, ibu mau liat (maaf) vaginanya. Benar, tau-tau saya liat kemaluan anak saya sudah bolong," tuturnya sedih.

Dia pun langsung berniat lapor polisi saat itu juga, tetapi batal karena sudah sore. Akhirnya hari Kamis jam 10, dia berangkat ke polsek untuk melaporkannya. (Riki/Fajar/ima)

Artikel Asli