Pelantikan PR NU dan GP Ansor Kelurahan Penanggungan, Prof Bisri: Usai Dilantik Jangan Kemudian Tidur

Nasional | jatimtimes.com | Published at Minggu, 09 Januari 2022 - 14:42
Pelantikan PR NU dan GP Ansor Kelurahan Penanggungan, Prof Bisri: Usai Dilantik Jangan Kemudian Tidur

JATIMTIMES - Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PR NU) dan Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kelurahan Penanggungan, Kecamatan, Klojen Kota Malang, masa khidmat 2021-2026, resmi dilantik, Minggu (9/1/2022).

Pelantikan tersebut disaksikan Rais Syiriah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Malang, KH Chamzawi dan juga Mustasyar PR NU Kelurahan Penanggungan, Prof Ir H M Bisri MS, serta dengan pejabat pemerintah setempat.

Dalam sambutannya, Prof Bisri menyampaikan, jika usia pelantikan, para pengurus tak lantas tidur. Para pengurus harus berjuang dan bergerak aktif dalam berbagai hal yang bermanfaat untuk kemaslahatan umat.

Menjadi pengurus, tentunya memiliki tanggung jawab yang besar, terlebih lagi sebagai pengurus ranting yang membawa bendera NU. Menurutnya, banyak hal yang selama ini belum dikerjakan dan harus dikerjakan mulai saat ini.

1

"Misalnya tentang akidah Islam Ahlus-Sunnah wal Jama'ah perlu untuk terus dikawal. Kenapa kok perlu tahlil, pengajian, shalawat dan lainnya perlu dikawal dan dijelaskan sesuai kitab-kitab NU," terangnya.

Kemudian yang selanjutnya adalah, pemberdayaan ekonomi di masyarakat. Sebagai pengurus, tentunya harus turut andil dalam mengembangkan dan mendongkrak ekonomi kemasyarakatan. Dan dalam berorganisasi tentunya Para pengurus harus memikirkan terkait pendanaan. Sebab, tidak mungkin melakukan pergerakan tanpa pendanaan yang baik.

"Maka harus ada pergerakan ekonomi yang dilakukan oleh pengurus, supaya bisa hidup," tegasnya.

Selain itu, juga harus berpartisipasi aktif dalam membangun bangsa dan negara.Tentunya, juga terdapat sesuatu hal yang kurang pas, sebagai kader harus memberikan suatu masukan atau peringatan dengan cara yang elegan dan baik.

"Kemitraan dengan pemerintah harus baik, harus menjalin sinergitas yang baik dengan berbagai pihak," tuturnya.

Sementara itu, Ketua Tanfidziah PR NU Kelurahan Klojen, Drs H M Imam Khotib MAP, menambahkan, jika NU akan mengambil peran strategis di tengah-tengah masyarakat untuk menangani kesenjangan sosial, terlebih lagi saat masa pandemi.

"Kami akan berupaya untuk membangkitkan perkonomian masyarakat, dibantai melalui pelatihan, usaha UMKM dan upaya lainnya supaya perkonomian bisa pulih," katanya.

Selain itu, tentunya para pengurus berkomitmen untuk meningkatkan sisi spiritualitas keagamaan dari para anggota dan masyarakat Kelurahan Penanggungan utamanya.

Diakui, jika selama ini para pengurus telah lama vakum dari berbagai kegiatan. Namun mulai saat ini, pihaknya berkomitmen untuk bangkit dengan mengusung tagline 'NU Kelurahan Penanggungan Bangkit'.

"Organisasi komitenya sudah lama vakum. Tapi amaliyah dan perbuatan-perbuatan Ahlus-Sunnah wal Jama'ah sudah dilakukan. Saat ini kami berupaya untuk membangkitkan lagi dengan support masyarakat, utamanya Prof Bisri," pungkasnya.

Artikel Asli