Sambut HUT ke-49, PDIP Bersih-bersih Ciliwung dan Tanam Pohon

Nasional | jawapos | Published at Minggu, 09 Januari 2022 - 14:16
Sambut HUT ke-49, PDIP Bersih-bersih Ciliwung dan Tanam Pohon

JawaPos.com Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menggelar aksi bersih-bersih Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciliwung dan menanam pohon di Banjir Kanal Timur (BKT) Jakarta Timur. Kegiatan ini dalam rangka menyambut HUT Ke-49 Partai, sesuai arahan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri untuk merawat lingkungan.

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto memimpin kegiatan pembersihan DAS dan penanaman pohon di BKT, Jakarta Timur. Sebanyak 227 kader partai yang juga anggota DPRD dan Satgas DPD DKI Jakarta, DPD Jawa Barat, dan DPD Jawa Tengah dikerahkan.

Berdasarkan data dari panitia, pembagian unsur DPP dalam kegiatan bersih-bersih dan tanam pohon serentak itu, untuk wilayah Jakarta Selatan: Eriko Sotarduga, Bambang Wuryanto, Komarudin Watubun, Yasonna Laoly, Sri Rahayu, Djarot Saiful Hidayat, Ribka Tjiptaning, dan Olly Dondokambey.

Untuk Jakarta Timur diikuti Ahmad Basarah, Wiryanti Sukamdani, Nusyirwan Soejono, Arif Wibowo dan Sukur Nababan. Tri Rismaharini awalnya direncanakan ikut tapi batal karena ada kegiatan kementerian.

Untuk Jakarta Utara: Mindo Sianipar, Said Abdullah, Rudianto Tjen, dan Utut Adianto. Sementara Jakarta Pusat: Hamka Haq, I Made Urip, Rokhmin Dahuri, dan Sadarestuwati.

Hasto mengatakan kegiatan seperti ini merupakan tradisi PDIP, khususnya sejak tiga tahun belakangan dalam menyambut HUT partai. Menurutnya, Megawati menginginkan partai terus menjaga kultur organisasi untuk merawat pertiwi.

Dalam merawat pertiwi ini, kami memberikan oksigen bagi kehidupan. Berpolitik bagi PDI Perjuangan itu perspektifnya sangat luas, meliputi seluruh aspek kehidupan rakyat. Sehingga kali ini DPD PDI Perjuangan DKI dipusatkan melakukan gerakan penghijauan pada tahun ketiga, kata Hasto di lokasi, Minggu (9/1).

Hasto menuturkan, PDIP juga ingin membangun tradisi membuang sampah. Dan hal itu mulai dibangun lewat kedisiplinan kader. Hasto mencontohkan Ketua Umum PDIP Megawati bahkan memperhatikan aspek paling sederhana dalam merawat lingkungan.

Ibu Ketua Umum Megawati Soekarnoputri punya tradisi, ketika makan kacang, maka kulitnya tidak boleh dibuang. Karena mengandung kalium, satu unsur yang penting bagi tanaman. Bila kita ke Teuku Umar tempat Ibu Mega, kemudian melihat tanaman-tamanam, maka di atas tanaman itu ditebari kulit kacang, imbuhnya.

Hasto menerangkan, sampah-sampah di kediaman Megawati dipisahkan antara sampah plastik yang bisa diolah dan sampah organik. Setiap dua minggu sekali dibawa ke tempat proses pengolahan sampah dan kemudian dipakai untuk merawat tanaman.

Jadi, dalam keseharian Ibu Megawati Soekarnoputri mengajarkan kepada kita pentingnya menjaga lingkungan, menjaga kehidupan, pentingnya merawat pertiwi, pungkas Hasto.

Hadir juga mendampingi Hasto, Ketua DPP PDIP Ahmad Basarah, serta sejumlah anggota DPR RI, antara lain Agustina Wilujeng Pramestuti, Dolfie OFP, Paryono, dan Aria Bima. Komandan Satgas DKI sekaligus Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi dan anggota DPRD DKI Gembong Warsono juga mengikuti kegiatan tersebut.

Artikel Asli