Sambut Pilpres 2024, PDIP Fokus Perkuat Kaderisasi

Nasional | jawapos | Published at Minggu, 09 Januari 2022 - 13:55
Sambut Pilpres 2024, PDIP Fokus Perkuat Kaderisasi

JawaPos.com Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menegaskan, partainya sudah siap menyambut Pilpres 2024. Walau demikian, sampai saat ini partai belum menunjuk nama yang akan mereka usung.

Kami punya banyak kader yang sudah teruji. Karena setiap keberhasilan kepala daerah itu menjadi materi dalam sekolah calon kepala daerah PDIP, sehingga keberhasilan kader PDIP itu dilakukan secara sistemik dan perubahannya terukur di dalam menyelesaikan masalah rakyat, kata Hasto di sela-sela kegiatan pembersihan DAS dan penanaman pohon di Banjir Kanal Timur (BKT), Jakarta Timur, Minggu (9/1).

Hasto menuturkan, kaderisasi yang selama ini dibangun PDIP adalah untuk menghasilkan pemimpin yang ideologis sesuai Pancasila dan meletakkan masa depan bagi masyarakat yang dipimpinnya. Karena itu, dia menganggap stok pemimpin yang bisa didukung untuk Pilpres 2024 masih banyak, dan tak ada masalah di dalamnya.

Politikus asal Jogjakarta itu menyebut, banyak kader PDIP yang telah teruji dengan memimpin suatu daerah selama dua periode. Seperti Tri Rismaharini di Surabaya, Hendrar Prihadi di Kota Semarang, dan Budi Sulistyono di Kabupaten Ngawi. Selain itu, kata Hasto, PDIP juga memiliki Djarot Saiful Hidayat yang pernah menjabat Gubernur DKI Jakarta.

Kami terus membangun organisasi memperkuat agar mesin politik partai, dari pusat sampai RT, dapat bekerja maksimal, sehingga Ibu Megawati (Soekarnoputri, Red) akan memutuskan siapa calon presiden dan wakil presiden, kami siap, tegasnya.

Saat disinggung mengenai nama Ganjar Pranowo yang memiliki elektabilitas tinggi, Hasto menyebut hal itu merupakan kepercayaan rakyat kepada kader PDIP. Namun, baginya untuk menjadi seorang presiden diperlukan keteguhan dalam memimpin dan kemampuan teknokratis untuk menjabarkan seluruh aspek-aspek ideologis. Selain itu, calon presiden juga harus memiliki spirit kepemimpinan Indonesia bagi dunia.

Diperlukan pemahaman terhadap kebudayaan, sehingga bukan elektoral semata, tandasnya.

Artikel Asli