Tegas! Kemenag Minta PPIU Patuhi Kebijakan Satu Pintu

Nasional | jawapos | Published at Minggu, 09 Januari 2022 - 09:58
Tegas! Kemenag Minta PPIU Patuhi Kebijakan Satu Pintu

JawaPos.com Kementerian Agama (Kemenag) mengingatkan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) untuk mematuhi One Gate Policy (Kebijakan Satu Pintu). Penegasan ini disampaikan Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Hilman Latief saat melepas pemberangkatan umrah perdana 2022 di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta.

Kita bersama harus mendukung One Gate Policy atau kebijakan Satu Pintu Umrah yang ditetapkan Kemenag, ujar Hilman dalam keterangannya, Minggu (9/1).

Hal ini harus menjadi perhatian bersama mengingat dalam dalam perjalanan ibadah umrah, peran Kemenag ada pada fungsi fasilitasi dan koordinasi. Sementara untuk operator pelaksanaan menjadi tanggung jawab PPIU.

Umrah itu bussiness to bussiness , artinya jika dapat visa, bisa berangkat umrah, terang Hilman.

One Gate Policy ini merupakan kebijakan sistem pemberangkatan jamaah secara terpusat yang telah ditetapkan Kemenag. Aturan ini mengatur seluruh jamaah umrah berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta dan menjalani karantina di Jakarta, kata dia.

Kebijakan ini juga mengatur tentang pemeriksaan kesehatan, tes PCR/SWAB, pengecekan status vaksinasi, keimigrasian, hingga pengurusan dokumen lainnya. Intinya melindungi jamaah, memberikan proteksi dengan maksimal, serta memastikan jemaah dalam kondisi siap dengan dokumen yang valid dan terjaga, imbuhnya.

Menurut Hilman, pemberangkatan perdana jamaah umrah sejumlah 419 orang hari ini telah mengikuti prosedur One Gate Policy . Dengan demikian, kepatuhan terhadap protokol kesehatan baik di Indonesia dan Arab Saudi dapat dipantau dengan baik.

Karena umrah perdana di tahun ini, bisa menjadi penentu untuk umrah ke depan, bahkan untuk penyelenggaraan haji di tahun ini, terang Hilman.

Keberangkatan 419 jamaah umrah kali ini diharapkan berjalan lancar. Dengan demikian, perjalanan umrah selanjutnya dapat segera dilakukan juga.

Ini merupakan penantian panjang setelah di hold berkali-kali dan akhirnya bisa diwujudkan pada hari ini. Setidaknya ada puluhan ribu jemaah umrah yang tersebar di seluruh Indonesia yang masih tertunda keberangkatannya, pungkasnya.

Artikel Asli