Dunia Sibuk Hadapi Omicron Yang Sangat Menular

Nasional | rm.id | Published at Minggu, 09 Januari 2022 - 08:00
Dunia Sibuk Hadapi Omicron Yang Sangat Menular

Pandemictalks mengunggah meme bola dunia yang mengenakan masker. Disebutkan, 300 juta orang di dunia sudah terinfeksi Covid-19. Data tersebut dilansir dari Johns Hopkins University, pada Jumat (7/1).

Jumlah ini hampir setara dengan populasi Amerika Serikat, tulis Pandemictalks .

Akun @ hendra_irawan mengatakan, jumlah tersebut sudah melebihi penduduk Indonesia. Kata dia, boleh jadi jumlahnya terus bertambah, mengingat saat ini jumlah orang yang terkonfirmasi positif masih terus ada.

Jumlah yang nggak terkonfirmasi mungkin lebih dari setengah populasi warga di dunia, timpal @ Faisalwbdlw .

Menurut @ voaindonesia , dibutuhkan lebih dari satu tahun untuk mencapai 100 juta pertama dan hanya lima bulan untuk menambahkan 100 juta ketiga. Dunia menghadapi varian Omicron yang sangat menular, ujarnya.

Akun @ Vendre_Deje menyambung. Dia bilang, Eropa telah mencatat lebih dari 100 juta kasus Covid-19, lebih sepertiga dari semua infeksi virus Corona di seluruh dunia. Kata dia, Eropa mengalami 100 juta infeksi virus mematikan selama dua tahun terakhir.

Covid-19 sudah menjadi penyakit yang tidak akan pernah benar-benar hilang di dunia, sama seperti penyakit lainya, ujar @ shaf_nisa .

Kata @ shaf_nisa , yang perlu diperhatikan adalah mencegah diri dan orang lain tidak terinfeksi penyakit ini. Caranya, dengan hidup sehat, vaksinasi dan selalu disiplin protokol kesehatan (prokes).

Akun @ VitaAnisa9 berharap, semua orang punya kesadaran bahwa bahaya Covid-19 benar-benar nyata. Untuk itu, dia mengimbau masyarakat menjadikan disiplin protokol kesehatan sebagai kebiasaan, bukan beban karena kewajiban.

Masih mau abai dengan peningkatan kasus Covid-19 yang sangat tinggi ini saat ini, tanya @ VitaAnisa9 . Ada tren peningkatan kasus Covid-19 secara nyata. Jangan lengah sedikit pun, kita dalam bahaya, sambung @ 19as_don .

Akun @ jilulisme menambahkan, berdasarkan realtime data Satgas Covid-19 tiga hari belakangan, kasus aktif dan terkonfirmasi virus Corona mengalami tren kenaikan. Dia berharap, kasus Covid tidak sampai membuat Indonesia outbreak lagi. Stay safe, stay healthy , jaga prokes, imbau dia.

Akun @ 4ntiHo4x mengatakan, perlahan tapi pasti, di berbagai belahan dunia saat ini sedang berjalan vaksinasi Covid-19 secara menyeluruh kepada warga negaranya. Tujuannya, untuk mengurangi risiko infeksi virus Corona.

Melalui vaksinasi, semoga kita dapat mengurangi dampak dari Covid-19 sehingga ke depan kasus positif Covid-19 dapat terus kita kurangi dan akhirnya dapat kita minimalisir, harap @ yogafirfun .

Akun @ KemenkeuRI mengungkapkan, tidak semua negara mudah mendapatkan vaksin Covid-19. Masih banyak penduduk dunia yang belum mendapatkan vaksin, bukan karena enggan, tapi karena distribusi vaksin yang belum merata. Terlebih di negara-negara berkembang dan negara miskin.

Indonesia masuk 5 besar negara dengan vaksinasi Covid-19 terbanyak di dunia, katanya.

Menurut @ Kalla_jengking , upaya menangkal Covid-19 berbagai varian bisa dilakukan dengan mengurangi mobilitas dan menaati prokes. Apalagi, varian Omicron merupakan varian Covid-19 kelima di dunia dan sudah merebak di Afrika Selatan, Botswana, Belgia hingga Hong Kong.

Bersyukurlah buat orang-orang yang belum terpapar Covid-19. Jangan lupa tetap disiplin prokes dan jangan lengah, imbau @ Nyoepangdulugan . (*)

Artikel Asli