Tips Penggunaan Lidah Buaya untuk Perawatan Kulit

Nasional | rm.id | Published at Minggu, 09 Januari 2022 - 07:15
Tips Penggunaan Lidah Buaya untuk Perawatan Kulit

Oleh: Fitri Yati Sadiah

Perkembangan teknologi kecantikan semakin canggih. Berbagai produk dan alat kecantikan modern terus bermunculan. Baik untuk merawat kulit, merawat rambut, maupun untuk membentuk tubuh. Beberapa bahkan menawarkan hasil instan.

Meski begitu, perawatan secara tradisional dengan bahan alami tetap banyak direkomendasikan para ahli. Termasuk dalam merawat kulit. Salah satu bahan yang direkomendasikan adalah lidah buaya (Aloe vera).

Lidah buaya sudah banyak dikembangkan dan dibudidayakan di Indonesia. Lidah buaya bermanfaat sebagai bahan baku industri farmasi, kosmetik, makanan dan minuman kesehatan, dan obat-obatan tanpa mengandung bahan pengawet kimia.

Kandungan yang terdapat pada lidah buaya bermanfaat untuk kulit kita. Lidah buaya kaya akan mineral yang penting dan bermanfaat untuk melembabkan kulit. Kandungan vitamin C dan vitamin E pada lidah buaya sangat efektif mengencangkan kulit.

Proses regenerasi sel kulit terjadi setiap 28 hari. Kandungan antrakuinon dan asam amino berperan membantu proses regenerasi sel kulit secara alami dan menghilangkan bekas luka. Lidah buaya, yang mengandung riboflavin, vitamin A, C, dan E; polisakarida, enzim, Zn, serta hormon, turut membantu ini. Makanya, lidah buaya juga digunakan sebagai bahan kosmetika untuk membuat produk-produk seperti krim cukur, formula pelindung sinar matahari ( sun protection formula ), pelembab kulit, pembersih muka, penyegar, masker, lipstik, deodoran, shampoo, dan kondisioner rambut.

Lidah buaya memerlukan pengolahan agar dapat memberikan manfaat yang optimal bagi perawatan kecantikan. Salah satu bentuk olahan lidah buaya adalah aloe powder (tepung lidah buaya). Olahan tepung lidah buaya ini nantinya akan dikembangkan menjadi produk kecantikan berbahan lidah buaya. Penggunaan tepung lidah buaya dalam industri kosmetik selain lebih praktis, juga lebih stabil dan tidak mudah rusak.

Pengolahan lidah buaya menjadi tepung lidah buaya adalah sebagai berikut.
1. Penyiapan lidah buaya
2. Pengupasan dan penghancuran lidah buaya
3. Filtrasi/penyaringan
4. Pemberian bahan pengisi (Maltodesktrin: CMC)
5. Preparasi dalam kulkas semalam
6. Pengeringan freeze drying selama 14 jam
7. Dihasilkan tepung lidah buaya

Tepung lidah buaya dapat diproses lebih lanjut menjadi produk perawatan kulit, seperti hand body lotion, body cream , dan masker wajah. Masker wajah akan efektif memperbaiki masalah kulit jika diberikan secara rutin. Pemakaian masker lidah buaya pada wajah sebaiknya dilakukan tiga kali dalam seminggu.

Langkah pengaplikasian masker sebagai berikut. Pertama, bersihkan wajah menggunakan milk cleanser. Kedua, oleskan masker. Tahapan pengolesan (1) tutup mata dengan kapas lembab yang berbentuk oval, (2) wajah dibingkai terlebih dahulu mulai dari dagu menuju ke arah atas, oleskan pada bagian pinggir atau tepi (hair line) dari wajah hanya 1 kali tarikan, jangan berulang-ulang, (3) isi bagian dalam dari bingkai wajah yang belum di masker dimulai dari dagu sampai ke dahi ke arah atas, dilanjutkan ke leher sampai merata, (4) pengolesan masker harus rapi dan adonan masker tidak boleh tersisa, (5) tunggu masker kering selama kurang lebih 15-20 menit, (6) lalu angkat masker dengan bantuan handuk lembab.

Kandungan lidah buaya sangat baik untuk perawatan kulit. Keampuhan ini terletak pada kandungan nutrisinya, yakni polisakarida yang bekerja sama dengan asam-asam amino esensial dan enzim pemecah protein sehingga dapat mengganti sel yang rusak dan memperbaiki kondisi kulit. Lidah buaya juga mengandung berbagai macam zat di dalam daunnya seperti vitamin, mineral, enzim dan asam amino. Lidah buaya dapat menghambat pertumbuhan organisme penyebab penyakit kulit.

Selain itu, masih banyak khasiat lidah buaya lainnya. Antara lain sebagai antibiotik, antiseptik, antibakteri, antivirus, antijamur, antiinfeksi, anti peradangan dan antipembengkakan.***

Penulis: Mahasiswi Pendidikan Kimia, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Artikel Asli