Diduga Curi Scrab 10 Ton, 3 Warga Kramatwatu Ditangkap Polisi

Nasional | bantennews.co.id | Published at Minggu, 09 Januari 2022 - 00:05
Diduga Curi Scrab 10 Ton, 3 Warga Kramatwatu Ditangkap Polisi

SERANG Sebanyak tiga orang pria berinisial R (29), H (29) dan T (35) ditangkap Unit Reskrim Polsek Kramatwatu, Polres Serang Kota karena diduga melakukan pencurian berupa limbah besi (Scrab) seberat 10 ton.

Ketiga Pria tersebut ditangkap pada Sabtu (8/1/2022), pukul 12.00 WIB di Kampung Krandan, Desa Terate, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang.

Kapolsek Kramatwatu Kompol DP Ambarita menerangkan bahwa ketiga pelaku yang berinisial R, H, dan T tersebut diamankan unit Reskrim Polsek Kramatwatu karena diduga telah melakukan Pencurian berupa limbah besi (scrab) seberat 10 Ton pada hari Kamis (6/1/2022), pukul 21.00 WIB, di area PT Multimas Nabati Asahan (MNA) Wilmar Serang, Desa Teluk Terate, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang.

Ketiga pelaku tersebut, kata Kapolsek, diduga melakukan pencurian dengan cara pelaku masuk ke Area PT MNA melalui samping area perusahaan kemudian masuk ke area tumpukan limbah besi, yang kemudian ketiga pelaku tersebut mengambil limbah besi sebanyak 10 ton dengan cara menggotong dan dibawa keluar melalui jalan yang sama.

Sehingga dengan adanya kejadian tersebut PT MNA selaku korban mengalami kerugian sekitar Rp70 juta, jelasnya.

Dengan adanya kejadian tersebut pihak PT MNA langsung melaporkannya ke Mapolsek Kramatwatu.

Berbekal laporan dari korban, petugas kami langsung mendatangi TKP (Tempat Kejadian Perkara) guna melakukan penyelidikan untuk mencari tahu pelaku pencurian. Berkat informasi dari pihak PT. MNA dan beberapa saksi bahwa pelaku pencurian tersebut merupakan warga Terate, Kecamatan Kramatwatu. Akhirnya para pelaku yang diduga melakukan pencurian tersebut berhasil ditangkap jelas Kapolsek.

Ketiga Pelaku dengan inisial R, H, dan T tersebut saat ini sudah ditahan di Mapolsek Kramatwatu dan dikenakan Pasal 363 KUHPidana tentang Pencurian dengan ancaman hukuman paling lama 7 Tahun Penjara.

(Man/Red)

Artikel Asli