Kemenag : Percaya Boneka Arwah Bertentangan dengan Nilai Tauhid

Nasional | inewsid | Published at Kamis, 06 Januari 2022 - 14:15
Kemenag : Percaya Boneka Arwah Bertentangan dengan Nilai Tauhid

JAKARTA, iNews.id - Meyakini adanya arwah bersemayam pada boneka arwah (spirit doll) dinilai bertentangan dengan nilai tauhid. Mempercayai adanya unsur kekuatan gaib pada benda bikinan manusia atau benda alam berarti menurunkan nilai kemuliaan manusia.

Pernyataan itu disampaikan oleh Sekretaris Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama (Kemenag) M. Fuad Nasar.

"Mempercayai adanya unsur kekuatan gaib pada benda bikinan manusia atau benda alam berarti menurunkan nilai kemuliaan manusia karena bertentangan dengan nilai tauhid sebagai asas keimanan kepada Allah Yang Maha Esa," ujar Fuad dikutip dalam keterangannya, Kamis (6/1/2022).

Dia menjelaskan, dalam tinjauan moderasi beragama, segala sesuatu yang merendahkan harkat, derajat dan martabat kemanusiaan sebagai makhluk yang berakal harus dicegah.

Boneka arwah atau benda apapun, kata dia tidak layak dipercayai membawa keberuntungan atau sebaliknya. Menurutnya, hobi mengoleksi boneka sebagai karya seni dan mainan boleh-boleh saja, tapi tidak boleh lebih dari itu.

"Manusia tidak bisa menciptakan ruh atau nyawa dan tidak bisa memberi atau memindahkannya kepada benda mati yang dibikin. Ruh atau arwah sepenuhnya urusan Allah dan sains modern tidak bisa menembusnya," katanya.

Diketahui, boneka arwah belakangan ini tengah menjadi tren. Mulai dari orang biasa hingga publik figur berbondong-bondong mengikuti tren adopsi boneka tersebut.

Boneka arwah yang banyak dimiliki para publik figur ini kebanyakan berwujud menyerupai bayi yang kemudian mereka rawat layaknya seorang anak.
Tak sedikit yang berkeyakinan bahwa ada arwah bersemayam di dalam boneka. Tak sedikit pula yang menganggapnya sebagai benda mati pada umumnya seperti boneka yang biasa dimainkan anak kecil.

Artikel Asli