Wika Suntik Modal Rp 1 Triliun untuk Anak Usaha

Nasional | republika | Published at Kamis, 06 Januari 2022 - 14:17
Wika Suntik Modal Rp 1 Triliun untuk Anak Usaha

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Emiten konstruksi, PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), akan menyuntikkan tambahan modal kepada anak usahanya PT Wijaya Karya Reality (Wika Realty) senilai Rp 1 triliun. Penambahan modal ini akan dilakukan melalui skema debt to equity swap atau konversi utang menjadi modal.

Berdasarkan Laporan Keuangan Wika, perseroan saat ini menggenggam sebanyak 93,05 persen saham Wika Realty. Kepemilikan sebagian besar saham tersebut membuat WIKA menjadi pemegang saham pengendali dari Wika Realty.

Sekretaris Perusahaan Wijaya Karya, Mahendra Vijaya menjelaskan, sampai dengan 30 April 2021 pinjaman Wika Realty kepada perseroan telah mencapai Rp4,5 triliun berikut bunganya. Namun yang diakui sebagai utang adalah sebesar Rp3,95 triliun.

"Bedasarkan Perjanjian Pengakuan Hutang telah disepakati perseroan dan Wika Realty Rp 1 triliun dengan harga saham sesuai harga nominal saham Wika Realty sebesar Rp 100 per lembar saham untuk menjadi tambahan setoran modal melalui skema debt to equity swap ," kata Mahendra melalui keterbukaan informasi Bursa, Kamis (6/1).

Dengan dilaksanakannya transaksi tersebut, perseroan dapat meningkatkan porsi kepemilikannya pada Wika Realty. Dengan demikian, perseroan bisa mendapat kontribusi lebih dalam pemberian laba dari Wika Realty secara konsolidasi.

Mahendra menambahkan, berdasarkan hasil analisis dapat dipastikan bahwa nilai transaksi yang merupakan biaya untuk penambahan setoran modal Wika Realty oleh Wika melalui skema debt to equity swap memberikan nilai tambah.

Hasil analisis kelayakan investasi saham Wika Reality menunjukkan bahwa investasi adalah layak yang ditunjukan dengan nilai IRR sebesar 18,56 persen lebih besar dan tingkat biaya modal sebesar 9,73 persen dan NPV positif sebesar Rp2,39 triliun.Dengan nilai-nilai indikator tersebut, maka investasi dinilai layak dilaksanakan.

Dengan dilakukannya transaksi memberikan kontribusi nilai tambah terhadap laba yang diatribusikan kepada Perseroan. Dengan dilakukannya transaksi, kontribusi nilai tambah selama periode 1 Mei 2021-31 Desember 2026 terhadap laba yang diatribusikan kepada Perseroan sebesar Rp 8,04 miliar.

Artikel Asli