UTBK-SBMPTN 2022 Ditambah Tes Bahasa Inggris, Ini Penjelasan Kemendikbudristek

Nasional | koran-jakarta.com | Published at Kamis, 06 Januari 2022 - 13:30
UTBK-SBMPTN 2022 Ditambah Tes Bahasa Inggris, Ini Penjelasan Kemendikbudristek

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menambahkan satu materi ujian dalam seleksi masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) jalur SBMPTN.

Diketahui, materi ujian yang ditambahkan yakni ialah Bahasa Inggris.

Ketua Pelaksana Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Kemendikbudristek , Budi Prasetyo menjelaskan tambahan materi uji dalam SBMPTN merupakan kesepakatan para rektor PTN. Adanya penambahan materi ini bertujuan untuk membantu pembelajaran mahasiswa di kelas.

"Ada tes Bahasa Inggris karena ini keputusan para rektor sudah menyetujui, dan menganggap perlu Bahasa Inggris ini untuk mendukung pengajaran di PTN," tutur Budi dalam webinar 'Sosialisasi SNMPTN, SBMPTN, dan Jalur Masuk UI 2022', Kamis (6/1).

Oleh karena itu, peserta SBMPTN 2022 akan mengikuti tiga tes dalam satu hari yaitu Tes Potensi Skolastik (TPS), Tes Kemampuan Akademik (TKA), dan Tes Bahasa Inggris.

"Jadi di sertifikat adik-adik nanti akan ada hasil tes TKA, TPS, dan terakhir Bahasa Inggris nilainya berapa, yang pasti akan digunakan untuk menghitung nilai akhir dari adik-adik," ujar Budi.

Untuk diketahui, kelompok ujian dalam UTBK-SBMPTN 2022 dibagi ke dalam tiga kelompok yakni Kelompok Sains dan Teknologi (Saintek), Kelompok Sosial dan Humaniora (Soshum), dan Kelompok Ujian Saintek dan Soshum (Campuran).

Sementara itu untuk durasi waktu ujian masing-masing Kelompok Saintek, dan Kelompok Soshum masing-masing yakni 195 menit. Sementara Kelompok Ujian Campuran mendapat alokasi waktu 285 menit.

Untuk Kelompok Saintek, materi ujian di antaranya TPS, TKA Saintek meliputi Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi. Materi uji Kelompok Soshum di antaranya TPS, TKA Soshum yaitu Ekonomi, Geografi, Sejarah, dan Sosiologi. Lalu untuk materi uji Kelompok Campuran yakni TPS, TKA Saintek dan TKA Soshum. Dimana pada masing-masing kelompok ujian mendapatkan tambahan tes Bahasa Inggris.

Sebagai informasi, Kemendikbud sebelumnya menegaskan bahwa peserta didik tetap bisa lintas jurusan dalam seleksi PTN, termasuk lewat jalur SBMPTN. Tak hanya itu, jalur SBMPTN juga tidak diperuntukkan bagi siswa yang lolos melalui SNMPTN lantaran sistem akan menolak NISN peserta didik tersebut.

Artikel Asli