Gubernur Zainal A. Paliwang: Kaltara Butuh Pesawat Seperti N-219

Nasional | limapagi.id | Published at Kamis, 06 Januari 2022 - 12:37
Gubernur Zainal A. Paliwang: Kaltara Butuh Pesawat Seperti N-219

LIMAPAGI - Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Zainal Arifin Paliwang, terus menggenjot pembangunan di wilayahnya. Dia terus berbenah demi pemerataan infrastuktur di Kaltara.

Provinsi paling bungsu ini dinilai butuh angkutan udara sendiri. Pasalnya, masih terdapat daerah-daerah terpencil yang dibutuhkan pesawat terbang untuk menjangkaunya.

Pesawat N-219 dinilai salah satu yang dibutuhkan. Pesawat milik PT Dirgantara Indonesia ini dinilai bisa jadi solusi jembatan udara di Indonesia.

Tentunya hal ini sangat dibutuhkan Provinsi Kaltara dalam hal menanggulangi persoalan di wilayah tertinggal, terpencil, terluar dan perbatasan (3TP), seperti akses transportasi.

"Saya sangat merespons dan akan kami tindak lanjuti bersama PT DI, karena kami setiap tahun mengeluarkan anggaran di atas 20 miliar untuk subsidi orang dan subsidi barang. Ini kalau kita jadikan untuk pembiayaan pengadaan ataupun kerjasama perusahaan penerbangan saya kira anggaran ini bisa kita gunakan untuk menyewa ataupun membeli secara berkala pesawat ini," ujar Zainal A Paliwang dalam acara yang bertajuk 'Focus Group Discussion (FGD) Skema Pembiayaan dan Kerja Sama Dalam Rangka Komersialisasi Pesawat N-219'.

Menurutnya, Kaltara sangat membutuhkan pesawat N-219 karena ada enam bandar udara dan delapan bandar udara perintis. Infrastruktur yang ada di Kaltara perlu dibenahi karena masih banyak wilayah-wilayah yang tidak bisa dilalui dengan moda transportasi air dan moda transportasi darat.

"Jadi kita harapkan memang adanya pesawat yang dimiliki untuk Kaltara," tuturnya.

Mantan Wakapolda Kaltara ini menambahkan, Kaltara termasuk wilayah 3TP yang membutuhkan sokongan pembangunan infrastruktur.

"Kita sudah 76 tahun merdeka, tapi masih ada beberapa daerah kita ini yang masih belum terkoneksi untuk transportasi darat," tegasnya.

Setelah ini, Gubernur Zainal akan menindaklanjuti dengan malaksanakan Memorandum of Understanding (MoU) PT DI dengan Pemerintah Provinsi Kaltara.

"Ini potensi yang bisa saya manfaatkan untuk bisa kerja sama dengan perusahan penerbangan, kontrak pertahun pesawat ataukah memang ada pembiayaan lain bersama-sama membiayai untuk membeli pesawat," pungkas Gubernur Kaltara.

Artikel Asli