Di HSS, Menolak Vaksinasi Covid-19 Tak Bisa Belajar di Sekolah

Nasional | apahabar.com | Published at Kamis, 06 Januari 2022 - 13:11
Di HSS, Menolak Vaksinasi Covid-19 Tak Bisa Belajar di Sekolah

apahabar.com, KANDANGAN Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (Pemkab HSS) mengambil kebijakan bagi anak yang menolak vaksinasi Covid-19. Mereka tidak diperkenankan mengikuti pembelajaran tatap muka di sekolah sebelum mengikuti vaksin.

Kepala Dinas Kesehatan HSS, Siti Zainab mengatakan bahwa syarat vaksinasi anak jika capaian sesuai target dengan kriteria telah mencapai cakupan 70 persen dosis pertama dan cakupan vaksinasi pada kelumpok lanjut usia mencapai 60 persen.

Sedangkan untuk usia anak dari enam sampai dengan 11 tahun diwajibkan menerima vaksinasi Covid-19.

Apabila tidak mau divaksin, maka tidak diperkenankan untuk belajar tatap muka, kata Siti Zainab.

Dinkes HSS menargetkan sebanyak 23.580 sasaran dengan persentasi sebesar 100 persen.

Kita bekerja sama dengan dinas pendidikan, kantor kementrian agama, pihak sekolah dan lainnya untuk melaksanakan vaksinasi, ungkapnya.

Berdasarkan rekomendasi Kemenkes dan Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) vaksinasi bagi anak usia 6 sampai 11 tahun digunakan hanya jenis Sinovak.

Pemkab HSS sendiri belum melaksanakan vaksinasi Covid-19 bagi anak karena masih menunggu kedatangan vaksin Sinovak.

Namun sebelumnya, pada Rabu (5/1) kemarin, Polres HSS bersama dinas kesehatan setempat telah ikut mensukseskan vaksinasi anak
di SD Negeri Kandangan Kota 1 dengan target 50 orang pelajar kelas enam.

Menurut orang tua murid SD Negeri Kandangan Kota 1, Julianti mengungkapkan bahwa tidak keberatan dengan adanya kewajiban vaksinasi bagi anak.

Tentunya sebagai orang tua lebih merasa nyaman saat proses pembelajaran tatap muka, tandasnya.

Artikel Asli