Puluhan Komunitas di Makassar Daulat IAS Maju Gubernur 2024

Nasional | bukamatanews | Published at Kamis, 06 Januari 2022 - 12:03
Puluhan Komunitas di Makassar Daulat IAS Maju Gubernur 2024

MAKASSAR, BUKAMATA -- Rasa rindu kader, pengurus, serta senior partai Demokrat kepada tokoh politik Sulsel, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), terbayar sudah.

Lewat silaturahmi terbatas di Kopizone, Rabu malam, 5 Januari 2022, mereka lepas kangen lewat bincang-bincang diselingi tanya jawab santai.

Yang tak kalah menarik, puluhan komunitas yang ikut hadir kompak mendaulat mantan wali kota Makassar itu sebagai calon gubernur Sulsel pada 2024 mendatang.

IAS didaulat ditandai dengan pengenaan baju kaos khas komunitas pendukung. Diiringi ikrar akan mengawal IAS hingga terpilih kelak.

Komunitas yang mendaulat itu antara lain Patonro Community, Kopizone Community, Ucok Comunity, Aco Community, Aco Srikandi, Babe Sambakki, serta sejumlah komunitas yang berhimpun di bawah bendera SWAT 145.

SWAT adalah akronim dari Sudah Waktunya Aco Terpilih gubernur. Di bawah SWAT 145, berhimpun sejumlah kelompok yang mendukung Deng Ical-Fadli Ananda di pilwalkot Makassar lalu.

"Saya apresiasi harapan teman-teman. Saya memang mau menjadi gubernur. Tapi untuk deklarasi resmi belum. Karena saya masih menunggu keputusan DPP terkait status saya sebagai calon ketua Demokrat Sulsel. Doakan DPP memberii kepercayaan pada saya, lalu temani saya tancap gas," pinta IAS kepada mereka.

Seperti diketahui, IAS menjadi calon ketua Demokrat setelah memenangkan pemungutan suara 16-9 melawan Ketua Demokrat Sulsel petahana, Ni'matullah RB. Meski LPj Ni'matullah sebagai Ketua Demokrat ditolak pada Musda tersebut, IAS dan Ulla sama-sama diloloskan sebagai calon ketua. Mereka akan menjalani uji kelayakan Januari ini, sebelum salah satunya ditetapkan sebagai ketua terpilih oleh DPP.

Sederet senior partai Demokrat terlihat hadir. Di antaranya mantan anggota DPRD Sulsel, Yusa Rasyid Ali, Dr. Rivai, Andi Irwan Patawari, Suwarno dan banyak lagi. Ada juga anggota Fraksi Demokrat Andi Fadriaty alias Enceng dan Andi Azizah Irma, Ketua DPC Barru, Irmawati.

Tidak ketinggalan pula beberapa pengurus organisasi sayap partai Demokrat. Ada IMDI, BMI dan FKKD. Sejumlah sahabat dekat IAS juga tidak ketinggalan.

Duduk mendampingi IAS dalam bincang santai itu budayawan Sulsel, Asmin Amin serta Irwan Patawari selaku tuan rumah silaturahmi.

"Mewakili teman-teman semua, kami ingin menyatakan memang rindu untuk duduk bersama lagi dengan IAS. Adapun pendaulatan sebagai gubernur oleh sejumlah komunitas, itu adalah bagian dari realitas kegembiraan yang tak terbendung," tegas mantan Sekretaris DPD Demokrat Sulsel era IAS ini.

Akademisi dari Universitas Pejuang Republik Indonesia (UPRI) Makassar, Dr Rivai menyebut sosok IAS sangat memenuhi syarat memimpin Sulsel. Yang terpenting dari sebuah kepemimpinan, kata Rivai, adalah yang benar-benar dapat dirasakan.

"Mereka yang pernah dipimpin IAS tentu bisa merasakan bagaimana kepemimpinannya. Saya tidak heran jika dia masih sangat diharapkan bisa memimpin Sulsel. Boleh jadi karena masyarakat memang merindukan model kepemimpinan IAS," tutup Rivai. (*)

Artikel Asli