Pariwisata NTB Bisa Panen Raya Sebelum MotoGP Digelar

Nasional | lombokpost | Published at Kamis, 06 Januari 2022 - 11:49
Pariwisata NTB Bisa Panen Raya Sebelum MotoGP Digelar

MATARAM-Belum saja MotoGP seri Mandalika 2022 digelar, hotel-hotel sudah penuh. Sementara masih banyak wisatawan yang ingin datang ke Lombok belum kebagian kamar.

Namun di samping itu muncul keluhan harga kamar yang melambung tinggi. Lalu mendorong pemerintah agar turun tangan mengatur harga menghindari harga melangit.

Anggota Komisi 2 DPRD NTB Misbach Mulyadi melihat dari sudut pandang berbeda. Menurutnya kalaupun ada kenaikan harga akomodasi perhotelan di NTB, dianggap masih wajar.

Ya biasalah hukum pasar, kalau ada permintaan meningkat, sementara barang sedikit (membuat harga naik), katanya, kemarin (4/12).

Politisi Golkar itu melihat, para pengusaha tentu memiliki hitungan rasional dalam menaikkan harga. Hotel di Lombok memiliki sejumlah keuntungan salah satunya lokasi yang dekat dengan perhelatan balap motor terbesar sejagat itu.

Justru momentum ini harus membuat kita bangga, hotel-hotel kita bisa menghasilkan profit yang besar, imbuhnya.

Para pengusaha harus diberi keleluasaan menentukan harga yang menguntungkan. Tidak bisa diatur atau dipaksa menjual dengan harga yang sama pada saat kondisi sedang normal.

Politisi senior itu menilai ini kesempatan pengusaha panen untung yang pada akhirnya memberi manfaat bagi karyawan mereka.

Artinya pasar yang berhak (menentukan harga), hukum pasar itu wajar, ulas pria berlatar pengusaha itu.

Lebih-lebih prediksi ledakan wisatawan sangat mencengangkan akibat MotoGP pada bulan Maret nanti. Sekalipun wisatawan mancanegara masih terhalang exit permit, tetapi wisatawan domestik tetap akan membanjiri Lombok.

Prediksi wisatawan mencapai 200 ribu, taruhlah 150 ribu, sedangkan hotel kita hanya mampu melayani 20 ribu, sisanya 130 ribu ini harus dipikirkan tempat mereka menginap, ulasnya.

Selain itu, inilah kesempatan usaha rakyat dapat menampung ledakan wisatawan. Seperti dengan membuat homestay-homestay.

Saya kira ini juga akan memacu semangat para pengusaha atau investor untuk berlomba-lomba membangun kamar lebih banyak lagi, ujarnya.

Dampak luasnya tentu membuka kesempatan kerja lebih luas lagi. Memberi kesempatan pada anak-anak daerah mencari rezeki di daerah sendiri.

Kebangkitan ekonomi daerah dimulai dari MotoGP ini juga dirasakan politisi Gerindra Lalu Wirajaya.

Politisi Lombok Tengah itu berharap pukulan telak Pandemi Covid-19 pada ekonomi daerah perlahan-lahan dapat kembali pulih.

Secara berantai menumbuhkan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat.

Inilah tentu yang kita harapkan, semakin luas lapangan pekerjaan, ekonomi kita pulih, dan pemerintah dapat kembali fokus melanjutkan lagi pembangunan daerah, harapnya. (zad/r2)

Artikel Asli