Gubernur NTB : Ekspresikan Pemikiran dengan Santun

Nasional | lombokpost | Published at Kamis, 06 Januari 2022 - 11:45
Gubernur NTB : Ekspresikan Pemikiran dengan Santun

MATARAM -Gubernur NTB H Zulkieflimansyah memastikan moderasi beragama di Bumi Gora. Sekaligus memberi jaminan bahwa NTB merupakan daerah yang toleran di Indonesia.

Sampai sekarang masih menjadi provinsi toleran. Moderasi beragama juga menjadi keniscayaan, kata Zul.

Pernyataan Zul, merespons peristiwa perusakan Pondok Pesantren di Kabupaten Lombok Timur. Yang diduga dipicu potongan video berisi ceramah dari Ustad Mizan Qudsiah dan dianggap kontroversial.

Apa yang dilakukan masyarakat, disebut Zul harus menjadi feedback terhadap seluruh pihak. Sehingga ke depannya, lebih hati-hati dalam menyampaikan isi hati mapun pikirannya.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat bisa selalu sopan dan santun dalam penyampaian pemikiran. Jangan sampai menyinggung pihak lain yang tidak sependapat. Upaya tersebut dilakukan agar NTB tetap kondusif dan damai.

Di tahun ini, sudah mengantre sejumlah event internasional. Seperti MotoGP, Motocross Grand Prix, Idemitsu Asia Talent Cup, hingga World Superbike. Ditambah lagi dengan kegiatan skala nasional, salah satunya Latihan Integritas Taruna Wreda Nusantara (Latsitarda), yang diperkirakan melibatkan 962 taruna dari Akademi Militer, Polri, serta Praja IPDN.

Situasi daerah yang kondusif, bakal mendukung kesuksesan event internasional dan nasional di NTB. Sehingga Zul mengimbau agar seluruh pihak berpikir jernih dengan kebaikan bersama. Hati boleh panas, namun pikiran harus tetap jernih.

Tentu kita punya pemikiran, tapi mengekspresikannya harus santun. Supaya tidak menyingggung yang lain, imbau Zul.

Zul meyakini persoalan di Lombok Timur bisa diselesaikan dengan baik. Para pihak, dari kepolisian, tokoh agama, hingga Bupati Lotim terus berada di lapangan untuk meredam kegaduhan yang terjadi.

Apresiasi untuk Bupati Lotim, Kapolres, juga tokoh agama sehingga kegaduhan bisa segera diredam. Kami optimis masalah ini bisa cepat selesai, katanya. (dit/r5)

Artikel Asli